DPRD Pangandaran Gelar'Rapat Paripurna Pembahasan Awal RPJMD Bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran


Pangandaran LHI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran menggelar rapat paripurna dalam pembahasan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021- 2026, di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran, Senin (22/3/2021).

Rapat paripurna di pimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, hadir pada kesempatan itu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, Para Anggota DPRD Pangandaran, Para SKPD mengikuti kegiatan secara virtual.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyampaikan bahwa RPJMD Kabupaten Pangandaran tahun 2021-2026 di susun dan di tetapkan dengan peraturan daerah yang merupakan dokumen perencanaan daerah untuk 5 tahun terhitung sejak dilantik sampai dengan berakhirnya masa jabatan repala daerah.

Dalam kesempatan tersebut, bupati membeberkan beberapa alasan mendasar pihak eksekutif mengajukan pembahasan RPJMD 2021 – 2026, bahkan bupati pun berterima kasih atas kerjasama baik yang telah terjalin selama ini antara pihak legislatif dengan eksekutif.

“Dan kami mengharapkan sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif sebagai mitra kerja akan terus berjalan baik demi kesejahteraan masyarakat Sitaro,” harap bupati.

Bahkan Bupati Jeje dalam waktu dekat akan melakukan studi banding ke empat daerah. " Kita nyusun, kemudian konsultasi publik sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu dan hari ini kita bawa rancangan awal, ujarnya.

Masih kata dia, ada enam isu strategis yang di tuangkan dalam RPJMD tersebut, ada pendidikan, SDM, Ekonomi, Wisata dan lain lain, ungkapnya.

Menurutnya, mungpung RPJMD sedang disusun, rencana Bupati akan melakukan studi banding ke luar daerah. Kita akan melihat urusan sampah, UKM, optimalisasi pajak dan wisata, jelasnya.

Sehingga di tahun 2022 nanti,semua yang di inginkan oleh pemkab seperti pengolahan sampah bisa lebih baik dan memaksimalkan pajak hotel dan restoran bisa tercapai. "Saya mungkin akan melakukan studi banding ke daerah Solo, Surabaya, Malang dan Banyuwangi, terangnya.

Kata dia, Solo akan jadi studi banding UKM, Surabaya soal kebersihan dan UKM, Malang soal wisata dan pengolahan sampah, dan Banyuwangi stady banding soal UKM, wisata dan kebersihan, pungkasnya. (AS)*

 

Post a Comment

0 Comments