Bantuan Tak Kunjung Datang, Rehab Madrasah Aqomariyah Dilakukan Secara Gotong Royong oleh Warga


Pangandaran LHI

Kondisi Bangunan Madrasah Aqomariyan yang sudah lapuk di makan usia, bantuan dari pemerintah ataupun dari Anggota DPRD yang ada di wilayah Parigi tak kunjung datang, warga Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran rehab gedung Madrasah Majelis Taklim Alqomariyah secara gotong royong.

Perehaban gedung Majelis Taklim Alqomariyah tersebut dilakukan warga setempat, lantaran di khawatirkan ambruk saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) karena kondisi bangunan gedung madrasah sudah rapuh.

“Perbaikan Madrasah ini murni partisifasi warga Dusun Kemplung bukan bantuan dari pemerintah atau dari para Anggota DPRD yang ada di wilayah Parigi” kata Misbah Farid Ketua Yayasan Aqomariyan, Kepala  LHI, Minggu (21/03/201).

Misbah mengaku, sudah beberapa kali pihaknya melakukan upaya mengajukan bantuan kepada pemerintah,ataupun ke beberapa Anggota DPRD namun hingga gedung ini diperbaiki  oleh warga belum ada respon baik dari pemerintah maupun dari Anggota DPRD di dapil sini

Masih kata Misbah, padahal kita tidak minta bantuan dari uang pribadinya, yang saya harapkan ada dorongan serta dukungan dari pihak pemerintah ataupun Anggota DPRD yang ada di wilayah ini, paparnya..

"Menurutnya, karena pihaknya telah menunggu bantuan yang tak kunjung datang baik di Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat dan khawatir atap gedung Madrasah Aqomariyan ini ambruk kalau terus dibiarkan, maka dengan inisiatip ketua yayasan danwarga sekitar Dusun akhirnya berinisiatip melakukan perehaban secara gotong royong.

Madrasah Aqomariyan ini sering di pakai kegiatan rutin, seperti pengajian bulanan dan sekolah Diniyah, jadi kalau tidak segera di renovasi tentu akan menghambat kegiatan tersebut, kasihan anak anak yang biasa mencari ilmu di sini.

"Rehab rumah ini menggunakan dana dari sorolok atau sumbangan jemaah yang biasa melaksanakan pengajian bulanan, Alhamdulillah dari hasil itu terkumpul sekitar Rp 19 0000, dan itu dijadikan modal awal, sementara untuk tenaga tukang mutlak bantuan dari warga

“Tidak ada kata yang bisa kami ucapakan kepada masyarakat dan para orang tua siswa itu, selain ucapan terimakasih dan rasa syukur kepada Allah SWT,” jelasnya

Ketua Yayasan Aqomariyan Misbah Farid menambahkan, dengan adanya perbaikan (rehab) Madrasah ini agar siswa-siswi serta ibu ibu yang biasa menghadiri pengajian bulanan tidak lagi kehujanan saat musim hujan karena atap yang bocor.”Ya, dengan di rehabnya gedung ini kami dan masyarakat termasuk para orang tua itu tidak merasa khawatir,” pungkasnya (AS)

 

 

 

Post a Comment

0 Comments