TPU Diwilayah Desa Rawaapu Jadi Langganan Banjir Yang Diakibatkan Oleh Luapan Air Citanduy

Cilacap, LHI

Ratusan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Rawaapu Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, terendam banjir hingga 80 sampai 100 Cm, akibatnya, sebagian dari batu nisan tertutup genangan air. Sampah-sampah pun berserakan di atas makam yang terendam banjir yang diakibatkan luapan air sungai Citanduy. Ketua RT setempat Ino (46) mengatakan, penyebab banjir karena luapan air sungai Citanduy, sehingga ratusan makam di tempat pemakaman umum Dusun Rawaapu nyaris tidak terlihat.Kamis 14/1/2021).

Ia meminta kepada pemerintah tingkat desa Rawaapu atau pemerintah Kabupaten Cilacap untuk lebih memperhatikan makam tersebut. Pasalnya TPU di daerah kami jadi langganan luapan air Citanduy. Ino menambahkan, "memang tanah yang digunakan untuk tempat pemakaman umum ini merupakan tanah milik Citanduy, kami meminta kepada pemerintah untuk melakukan koordinasi dengan pihak Citanduy agar TPU ini dapat di bikin lebih tinggi supaya tidak terjangkau luapan air sungai Citanduy.

Sementara menurut Slamet selaku penjaga makam mengatakan, kondisi ini terjadi karena posisi lahan yang rendah dan berada di pinggir sungai Citanduy, sehingga kalau luapan air naik pemakaman ini pasti terendam. Slamet menambahkan, kalau habis banjir saya sibuk mengganti atau memperbaiki batu nisan yang tergerus air, karena dikhawatirkan para ahli waris kebingungan untuk mencari makam keluarga. Slamet mengaku dirinya selama menjadi pengurus makam belum pernah menerima bantuan apapun dari manapun, namun saya tidak mengharapkan sesuatu, saya ikhlas jadi penjaga makam,"itung itung ibadah, jelasnya. (AS)

Post a Comment

0 Comments