Sutardi Dan Asep Di Periksa KPK Hari Ini Dugaan TPK Proyek Dinas PUPR Banjar

Jakarta, LHI,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) masih belum habis mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi di Pemerintahan Kota Banjar. KPK terus bekerja profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. KPK tidak main-main untuk mengungkap proses demi proses dugaan kerugian negara yang mana bukan lagi rahasia, bahwa Pemkot Banjar selama berdiri dipimpin oleh Swami Istri yakni dr. Herman Sutrisno Walikota Banjar dua periode dan kini istrinya Hj. Ade Uu Sukaesih sebagai Walikota Banjar dua periode berjalan. 


Hari ini Rabu (02/12/2020) KPK sedang memeriksa dua orang saksi terkait dugaan TPK pada perkaea pekerjaan infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar untuk Tahun Anggaran 2012-2017 bertempat di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada Kav. 4 Setia Budi Jakarta.


Kedua saksi yang sedang diperiksa KPK adalah Sutardi Hakim sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang GAPENSI Kota Banjar Tahun 2008 dan Asep Kusnadi sebagai Anggota DPRD Kota Banjar masa periode Tahun 2009 hingga 2014.


Jubir KPK Ali Fikri belum menjelaskan atas pemanggilan tambahan dua saksi hari ini tersangkut proyek apa dan tahun berapa. 


Daftar catatan penyidikan nama para saksi kian hari kian menumpuk di meja KPK. Dugaan rentetan perkara hari demi hari disinyalir semakin bertambah. 


KPK sangat serius memproses jengkal demi jengkal dugaan korupsi baik dipekerjaan proyek Pemkot Banjar maupun di penerimaan lainnya. 


Ali Fikri berpesan agar masyarakat Kota Banjar untuk bersabar untuk mengetahui hasil akhir proses tersebut. Pada saatnya nanti KPK pasti akan menginformasikan kepada publik siapa saja nama TSK pada dugaan korupsi di Kota Banjar. 


Hingga berita ini diturunkan, KPK akan menginformasikan hasil dari penyidikan dua orang saksi di atas. Kita nantikan hasilnya. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments