Lokakarya Lintas Sektor Kecamatan Tahun 2020, Bahas Pola Hidup Sehat Dan Cegah Penularan Covid-19


Kab.Tasik
, LHI

UPTD Puskesmas Kecamatan Mangunreja, gelar kegiatan lokakarya lintas sektor Kecamatan tahun 2020, Kamis ( 26/11/2020).

Kegiatan tersebut, dilaksanakan di rumah makan lesehan Saung Jati dihadiri langsung oleh Camat, Danramil, anggota kepolisian, perwakilan Desa dan satuan tugas Covid-19.

Pembahasan lokakarya tiga bulan sekali, kali ini UPTD Puskesmas bahas masalah pandemi Covid-19 agar masyarakat lebih berhati-hati lagi dan supaya menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, dengan cara itu kita bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 mengingat semakin bertambahnya jumlah kasus yang terkena dampak penularan. Meskipun baru banyak yang terserang sebagai gejala, tidak sedikit pula pasien yang yang dirawat di SMC meninggal, dan pihak SMC juga menyatakan bahwa ruangan sudah tidak bisa menampung lagi untuk pasien yang baru. Mengetahui informasi tersebut, pemerintah daerah memberikan pasilitas tempat isolasi bagi yang terkena gejala Covid-19, sementara tempat yang digunakan adalah Gedung asrama haji di kawasan Islamic Senter (IC).

Pasien yang terkena gejala Covid-19 saat ini ada sekitar 40 orang yang kini menghuni asrama haji tersebut. Sebagai kepala UPTD Puskesmas jelas ini tugas yang harus dilakukan secara rutin untuk terus mensosialisasikan  dan pengetahuan kepada warga, lembaga- lembaga, pondok pesantren dan yayasan yang memiliki puluhan atau ratusan anak santri atau anggotanya.

Timbulnya penularan, itu bisa saja terjadi pada jumlah jiwa yang banyak.Tidak sedikit pondok pesantren yang di Kecamatan Mangunreja, saat dikonfirmasi kepala UPT Puskesmas Mangunreja RANNY TIEN SUBARKAH, AMK, SKM, M.H, kes, menjelaskan" untuk menekan penularan virus di kapasitas santri UPT telah berupaya mensosialisakan terus menerus kepada pondok- pondok pesantren untuk pelayanan kesehatan supaya cepat terlayani jelasnya.

 UPTD Puskesmas telah menerapkan Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN) dan itu telah berjalan sudah cukup lama sampai-sampai pondok pesantren yang ada di Desa Sukasukur mendapat predikat sebagai (POSKESTREN) teraktif dan mendapatkan apresiasi dari semua pihak yang hadir terutama pihak UPTD Puskesmas.

Tidak hanya itu, sebagai generasi yang akan datang seperti anak remaja, khususnya anak remaja Kecamatan Mangunreja harus mendapatkan perhatian khusus, mengingat sangat pentingnya generasi penerus tersebut.

"Desa Salebu telah mendirikan wadah yang dinamakan "Posyandu Remaja" mekar wangi dan telah menjadi salah satu contoh untuk semua Desa Khususnya sebagai remaja teraktif di bidang kesehatan, ungkap kepala UPTD Puskesmas.

Disamping mendapat apresiasi dari semua pihak yang hadir, dapat penghargaan juga.

Mencerahkan dan menyehatkan generasi remaja,  itu moto para remaja dan dapat dukungan juga dari kepala Desa.

Kasminto Harjo, S.IP sebagai Camat Mangunreja dan bersama para kepala desa bahwa dirinya juga sangat bangga dengan hal ini, semua pihak juga berpesan kepada para remaja, "disamping menerapkan pola hidup sehat dan mengedepankan protokol Kesehatan, mereka juga harus menjauhi yang namanya kriminalitas dan menjauhi obat-obatan terlarang, pesanya.

"Pokonya apapun itu yang dapat merugikan dirinya, umumnya generasi muda harus diberantas itu yang sangat penting, tuntas Camat dan para kades.(Hardito)**

 

Post a Comment

0 Comments