Dampak Virus Corona Melanda Indonesia! Semua Kantor di Pemda Meranti Hentikan Langganan Surat Kabar


Meranti LHI

Garda yang terdepan memasang plang bertuliskan mematikan langganan surat kabar adalah didepan pintu  masuk  ruangan humas Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Setelah itu, menyususl kantor-kantor OPD yang lain seperti kantor Dinas Sosial, Kantor Pertanian, Kantor Perkebunan, Kantor Perdagangan, Kantor Pertanahan, Kantor Pajak Daerah, Kantor Perhubungan, Kantor Lingkungan Hidup, Kantor Perspustakaan, Kantor Capil, Kantor Diaspora, Kantor Dinas Pendidikan dan lain-lain.

Dalam hal mematikan langganan surat kabar di media masing-masing tanpa musyawarah dengan biro-biro media yang ada di meranti. Sebenarnya Kabag Humas Kantor Bupati Meranti adalah corong pemerintah daerah yang harus memberi ruangan untuk bermusyawarah dengan biro-biro media masing-masing di meranti. Jangan memutuskan langganan koran di media-media secara sepihak! Harus ada solusinya !jangan mengedepankan kekuasaaan.

Pers adalah mitra pemerintah daerah maupun di pusat. Tutup tahun sudah diambang pintu tahun 2020, ADVERTORIAL liputan berita di pemda meranti yang sudah diantarkan kepada bagian penerima liputan berita tersebut sampai saat ini belum dibayar oleh Kabag Humas Meranti. Kabag humas meranti sering tidak ada ditempat, berulang kali LHI kekantornya tidak ada ditempat, kata petugas kantornya, di telepon pun tidak bisa, ada yang mengatakan dia rangkap jabatan yaitu dua jabatan yang disandangnya di Meranti. Kasubag Humas Meranti Berinisial ASM pun tidak ada diruangan kantor ada yang mengatakan dia berada diwarung kopi! Ini sangat perlu mendapat perhatian dari Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam hal mematikan langganan surat kabar di semua OPD kantor dinas Pemda Meranti tanpa ada  penjelasan kepada biro-biro media dimeranti! Timbul pertanyaan kita semua dikemanakan kucuran aliran dana miliaran rupiah yang dianggarkan dibagian humas? Dan disetiap kantor dinas di Pemda Meranti? Apakah aliran dana tersebut tidak pernah dievaluasi? Jangan ada dugaan melarikan tanggung jawab masalah keuangan sehingga mematikan langganan surat kabar di media-media serta ADVERTORIAL belum dibayar oleh Kabag Humas dan kantor-kantor lainnya.(RAMLI ISHAK)

 

 

Post a Comment

0 Comments