Daftar Saksi Dugaan Korupsi Banjar Makin Numpuk Di KPK, Apakah Mereka Akan Jadi TSK?

Jakarta, LHI,- Pemanggilan pemeriksaan penyidikan saksi-saksi dugaan tindak pidana korupsi (TPK) ditubuh Pemerintahan Kota Banjar, kian hari kian menumpuk. Penyidik KPK telah memeriksa tiga orang saksi di Gedung Merah Putih Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, tepat hari pertama dibulan Desember pada Selasa (01/12/2020).


Dugaan kebobrokan tata kelola ditubuh Pemerintah Kota Banjar yang kini ditangani KPK atas disinyalir banyaknya praktek korupsi sejak tahun anggaran 2008 hingga 2017 terkait pengerjaan proyek di Dinas PUPR Kota Banjar hingga diduga adanya penerimaan suap lainnya. 


KPK telah mengantongi nama-nama tersangka, namun hingga berita ini diturunkan bahwa KPK belum dapat menginformasikan TSK tersebut. Mengingat terdapat dugaan daftar panjang dugaan TPK disektor lainnya. 


Sejak Pemerintah Kota Banjar berdiri dimana khalayak umum sering mengistilahkan bahwa Pemkot Banjar hanya dikuasai oleh keluarga Dinasti dr. H. Herman Sutrisno yang menjabat dua periode Walikota Banjar dan dilanjutkan oleh istrinya dua periode berjalan Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih.


Jubir KPK Ali Fikri menjelaskan kepada LHI, bahwa ketiga saksi tersebut dikonfirmasi atas nama saksi Uu Kusnahendar sebagai Dirut PT. Sentosa Ultra Gasindo Prima dan O. Yogiswara Pengurus CV. Citra Sarana terkait pelaksanaan pekerjaan proyek pada Dinas PUPR Kota Banjar.


Sementara itu KPK saksi lain bernama Saeful Akbar, Ali menerangkan akan melakukan penjadwalan ulang dikarenakan yang bersangkutan sedang sakit.


Sedangkan dari saksi Romy Syahtial seorang swasta KPK mengkonfirmasi adanya kegiatan bisnis saksi dengan salah satu pihak yanh terkait dengan perkara ini.


Ali Fikri menjelaskan bahwa keseluruhan hasil BAP para saksi akan dibacakan dalam persidangan yang terbuka dapat dihadiri oleh umum. KPK pasti akan bekerja profesional dan proporsional sesuai prosedural hukum yang berlaku. 


"Kami memahami masyarakat Banjar, ingin seceparnya mengetahui nama-nama TSK. Pada saatnya nanti kami akan mengumumkanya secara resmi, siapa saja tersangkanya. Mohon untuk bersabar." Ujar Ali Fikri. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments