Lamhua Ketua Kelenteng Bangun Jembatan Pelantar Di Pemukiman Masyarakat Desa Tanjung Kedabu Kecamatan Rangsang Pesisir


Meranti LHI

Puluhan tahun jembatan pelantar pelabuhan Desa Tanjung Kedabu di pemukiman masyarakat belum tersentuh pembangunan sedangkan jalan pelantar tersebut adalah sarana lalu lintasnya semua masyarakat desa, lalu lintasnya barang dan orang di jembatan pelantar tersebut demi kelancaran ekonomi, karena di daerah Desa Tanjung Kedabu tersebut mata pencaharian penduduknya sebagian besar adalah nelayan dan perkebunan yang sangat membutuhkan sarana jalan di Kecamatan Rangsang Pesisir di Pulau Rangsang.

Akhirnya ketua kelenteng tempat ibadah suku Tionghoa bernama Lamhua bersepakat dengan anggotanya untuk membangun jalan jembatan pelantar tersebut demi kepentingan umum dengan dana keuangan yang berasal dari kelenteng tempat ibadah suku Tionghoa imbuh Lamhua ketua kelenteng kepada LHI di Desa Tanjung Kedabu dirumah kediamannya.

Dengan panjang lebarnya Lamhua mengatakan kepada LHI jembatan pelantar dipemukiman masyarakat panjangnya jembatan tersebut ± 800 M yang baru siap sekitar 760 M, masih tersisa yang belum siap 40 M lokasi tersebut adalah tanah pantai karena ditepi laut

Baru-baru ini LHI turun kelapangan di Desa Tanjung Kedabu Kecamtan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti, jalan mau masuk ke Desa Tanjung Kedabu yang bertuliskan selamat datang ke Desa Tanjung Kedabu titian jalan tersebut rusaknya sangat parah termasuk juga jalan menuju ke pelabuhan kelompok nelayan ladang baru, menurut keterangan kelompok nelayan kepada LHI jalan tersbut belum ada sentuhan dana bantuan desa, termasuk juga jalan pelantar di pemukiman masyarakat juga tidak ada kucuran dana bantuan desa dan termasuk juga aliran listrik belum dinikmati masyarakat dari rumah kerumah.

Pulau rangsang adalah daerah terluar sangat perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat melaui Gubernur Riau. (RAMLI ISHAK)

 

 

 

Post a Comment

0 Comments