Aksi Lanjutan GPI Banjar Bakar Produk Prancis Dan Himbau Pengusaha

Banjar, LHI,- Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron beberapa minggu ini menuai kecaman keras dari Umat Islam dari berbagai belahan Dunia. 


Pernyataan macron terkait agama yang disebarkan Nabi Muhammad cukup kontroversial. Secara otomatis Umat Islam diseluruh Dunia sontak marah kepada Presiden Prancis Macron yang dianggap telah terang - terangan menghina agama Islam dan Nabi Muhammad. 


Kamis (12/11/2020) aksi bela Islam dan Nabi Muhammad sontak dilakukan oleh Gerakan Pemuda Islam (GPI Pusat). Begitupun Pengurus Daerah GPI baik di Kota/Kabupaten, mereka melakukan aksi bela Islam dengan aksi pembakaran produk-produk Prancis.


Pengurus Daerah GPI Kota Banjar bersama anggotamya malakukan hal serupa bertempat di Sekretariat PD GPI Kota Banjar. 


"Intinya kegiatan aksi GPI Kota Banjar diawali dengan pembakaran produk-produk Francis, sebagai bentuk kemarahan umat Islam atas pernyataan Presiden Prancis yang telah menghina Islam dan melecehkan Nabi Muhammad. Kami melakukan pemilihan produk-produk Prancis di toserba lalu kemudian kami bakar produk-produknya" Kata Ust. Tohir, S.Ag, M.Pd.I.


Ketua GPI Banjar Tohir menegaskan bahwa GPI Kota Banjar tidak akan berhenti disitu. PD GPI Kota Banjar akan melakukan aksi lanjutan apabila seruan moral tersebut tidak di indahkan oleh para pengusaha, karena GPI Banjar menghimbau kepada mereka untuk sementara sebelum Presiden Prancis meminta maaf agar tidak menjual produk-produk Prancis seperti Aqua, Fit, Mizone, Craft dan lain-lain.


Ketua GPI Kota Banjar Ust. Tohir berharap agar semua umat Islam secara marathon menyerukan aksi-aksi bela Islam dan Nabi Muhammad yang sampai kapapun akan tetap tegak lurus menjadi pondasi kehidupan serta Nabi Muhammad S.A.W adalah satu-sarunya Nabi yang menjadi pigur umat Islam. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments