Pasangan AMAN Nomer Urut 2 Merupakan Orang Yang Sangat Berjasa Dalam Pemekaran Pangandaran

 


Pangandaran LHI

Kampanye pasangan AMAN di hari ke 6 di putaran ke 3 di laksanakan di Dusun Karang anyar, RT 04/03, Desa Purbahayu, acara kampanye kali ini lebih banyak dihadiri para orang yang paham dan mengikuti perjalan pemekaran Kabupaten pangandaran.

Pemekaran Kabupaten Pangandaran merupakan sejarah yang real dan jelas, kalau ada orang yang ngomong, sekarang jangan membicarakan presidium, berarti orang itu orang yang lali Rama biunge (Lupa kepada orang tuanya), kata H Sipratman pada sambutannya, Sabtu (31/10/2020).

Perjuangan memekarkan Pangandaran dari Kabupaten Ciamis itu bukan pekerjaan mudah dan waktu yang singkat, jadi kalau ada orang yang ingin melupakan jasa jasa para pejuang presidium berarti orang tersebut tidak punya rasa terimakasih, memangnya Pangandaran akan seperti sekarang kalau dulu tidak mekar??, Jangan mimpi atuh, tegas H Supratman.

Presidium pemekaran merupakan gabungan dari kelompok masyarakat yang berasal dari berbagai pelosok, menyatukan tekad dan tujuan untuk berjuang mekarnya pangandaran dari Kabupaten Ciamis, mau tidak mau harus diaku saya sendiri selaku Ketua, H Yos Rosby ( Almarhum) Bendahara dan H Adang Hadari sebagai sekertarisnya.

Sukiman (60) warga dusun Karang anyar mengaku tahu betul kepada perjuangan H Supratman, di adalah sosok orang yang tegas dan komitmen kepada perjuangannya saat ingin memekarkan Pangandaran.

Perjuangan beliau sewaktu ingin memekarkan Pangandaran dari Ciamis bertujuan agar pangandaran menjadi Kabupaten, supaya tidak menjadi daerah yang tertinggal.

Perjuangan para tokoh presidium sewaktu berjuang memekarkan pangandaran, semua melepaskan baju kebesarannya, tidak ada membawa nama partai, warna maupun jabatan, semua pyur masyarakat murni, jelasnya.   

Selain itu tidak di tumpangi kepentingan apapun, niat mereka berjuang memekarkan pangandaran murni untuk kesejahteraan masyarakat pakidulan yang sekarang menjadi wilayah Kabupaten Pangandaran.

Masih kata Sukiman, jadi kalau sekarang semua perjuangan para tokoh presidium di lupakan, wah keterlaluan, pasalnya sejarah pemekaran Kabupaten Pangandaran itu tidak terlepas dari jasa jasa para tokoh presidium, pungkasnya.(AGUS S)

 

 

Post a Comment

0 Comments