FTBM Jawa Barat Lantik Pengurus FTBM Kab.Pangandaran Periode 2020-2025

 


Pangandaran LHI

Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Jawa Barat menggelar pelantikan pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FKBM) Kabupaten Pangandaran periode 2020-2025 bertempat di Aula DPRD Kabupaten Pangandaran, Senin (12/9/2020).

Hadir pada kegiatan pelantikan FTBM tersebut, Aris Munandar, Apep Gobar juga Ipul yang mewakili Nerotofik Abdilah dari FTBM Provinsi, Anggota DPRD dari fraksi Kerja dan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangandaran.

Menurut Apep Gobar FTBM Provinsi mengatakan, stelahnya terbentuk kepengurusan yang baru saya berharap Taman Baca Masyarakat (TBM) dapat mendorong budaya membaca masyarakat, kerena dengan adanya Forum Taman Bacaan Masyarakat di Kabupaten Pangandaran memiliki posisi strategis sehingga bisa dekat dengan masyarakat. "Maka dari itu kita juga sangat berharap kerja sama dari pemerintah agar harapan besar juga semangat para pengurus FTBM Kabupaten Pangandaran dapat mewujudkan masyarakat Pangandaran yang cerdas.

Hasil dari musyawarah antar pengurus hari ini Rina Herlina dari TBM Brilliant terpilih menjadi ketua FTBM Kabupaten Pangandaran

Rina Herlina,S.Pd terpilih menjadi ketua FTBM menggantikan ketua sebelumnya, Nunik Yudaningsih, yang merupakan inisiator FTBM Kabupaten Pangandaran. “Pemilihan pengurus baru ini mudah-mudahan jadia awal yang baik menguatkan peran FTBM di tengah masyarakat,” pungkas Apep.

Rina Herlina Ketua terpilih dari TBM Briliant menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan rekan pengurus FTBM yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya mejadi selaku ketua, namun saya pribadi tidak akan berarti tanpa kerja samanya dari semua pihak.

Atas dilantiknya saya selaku ketua FTBM Kabupaten Pangandaran tentu saya memiliki harapan agar hadirnya FTBM ini dapat memperkuat akses bacaan kepada masyarakat terutama kepada anak-anak.

Kita juga ingin adanyaTaman Bacaan Masyarakat (TBM) ini dapat di ketahui oleh masyarakat, agar adanya TBM dapat dijadikan saran pendidikan non formal yang mampu memberi peran yang lebih besar dalam upaya menegakan budaya literasi masyarakat, apalagi di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang, ruang untuk belajar tatap muka di sekolah sangat minim, pungkas Rina. (AGUS S)

 

 

 

Post a Comment

0 Comments