BPPKAD Sisa Dana Covid 60 M, Komisi II DPRD Kota Banjar Sayangkan Keterlambatan Transparansi Anggaran

Kota Banjar, Komisi II DPRD Kota Banjar gelar rapat kerja agenda pembahasan realisasi anggaran percepatan penanganan Covid-19 bersama mitra kerja BPPKAD Kota Banjar bertempat di Gedung DPRD Kota Banjar Jalan Tentara Pelajar Kota Banjar pada Rabu, (01/07/2020).

Rapat kerja dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar Jojo Juarno beserta jajaran anggotanya adapun dari pihak BPKAD di wakilkan kepada Sekertaris H. Heri Sapari serta kepala bidangnya saja.

Sekertaris BPPKAD H. Heri Sapari membacakan realisasi belanjar tidak terduga (BTT) untuk penanganan percepatan Covid-19 sebagai berikut;

REFOCUSING I
A. Penanganan Kesehatan
1. BLUD RSUD Rp. 5.605.500.000.00 dengan realisasi Rp. 4.071.500.967.00 (73%) dengan sisa Rp. 1.533.997.033.00

2. Dinas Kesehatan Rp. 4.058.460.000.00 realisasi 100%

3. UPTD RSU Asih Husada Langen Rp. 9.461.070.000.00 dengan realisasi Rp. 8.965.550.000.00 (95%) sisa Rp. 495.520.000.00

4. Dinas Tenaga Kerja Rp. 231.380.000.00 dengan realisasi 100%.

5. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rp. 900.000.000.00 realisasi 100%

6. Satuan Polisi Pamong Praja Rp. 350.000.000.00 realisasi 100%

7. Dinas Perhubungan Rp. 235.000.000.00 realisasi 100%

8. Kecamatan Banjar Rp. 118.750.000.00 realisasi 100%

9. Kecamatan Pataruman Rp. 93.750.000.00 realisasi 100%

10. Kecamatan langensari Rp. 93.750.000.00 realisasi 100%

11. Kecamatan Purwaharja Rp. 93.750.000.00 realisasi 100%

12. Dinas Lingkungan Hidup Rp. 100.000.000.00 realisasi 100%

13. Dinas Komunikasi dan Informatika Rp. 168.200.000.00 realisasi Rp. 100.000.000.00 (59%) sisa Rp. 68.200.000.00

14. Insfektorat Rp. 265.000.000.00 realisasi 100%

B. Penyediaan Jaringan Pengaman Sosial 
1. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rp. 9.686.431.600.00 dengan realisasi Rp. 9.577.120.000.00 Sisa Rp. 109.311.000.00

C. Penanganan Dampak Ekonomi 
1. Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Rp. 660.000.000.00 dengan realisasi 100%

Total Refocusing I Rp. 32.121.041.600.00 dengan realisasi Rp. 29.914.013.567,00 Sisa Pagu Rp. 2.207.028.033,00 adapun SPJ total Rp. 23.035.486.437,00 dengan penyetoran ke kas Daerah Sebesar Rp. 6.878.527.130,00 Posisi Akhir di Kas Daerah Total sisa Pagu + penyetoran ke Kas Daerah = Rp. 9.085.555.163,00

REFOCUSING II
A. Penanganan Kesehatan
1. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Rp. 350.000.000,00 Realisasi 100%

2. Dinas Perhubungan Rp. 158.655.500,00 realisasi 100%

3. Satuan Polisi Pamong Praja Rp. 672.630.000,00 realisasi 100%

4. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rp. 125.000.000,00 realisasi 100%

5. Dinas Lingkungan Hidup Rp. 70.000.000,00 realisasi 100%

Cadangan perangkat Daerah lainnya Rp. 51.840.111.316,20 sisa pagu Rp. 51.840.111.316,20 dengan posisi Akhir di kas Daerah Rp. 51.840.111.316,20 

Adapun total Refocusing II Rp. 53.216.396.816,20 dengan realisasi Rp. 1.376.285.500,00 sisa pagu Rp. 51.840.111.316,20 dengan SPJ Rp. 1.323.715.011,00 penyetoran ke kas Daerah Rp. 52.570.489,00 dan posisi akhir di Kas Daerah Rp. 51.892.681.805,20

Adapun total refocusing I dan II sebesar Rp. 85.337.438.416,20 dengan realisasi penyerapan Rp. 31.290.299.067,00 Sisa pagu Rp. 54.047.139.349,20 dengan SPJ Rp. 24.359.201.448,00 dengan penyetoran ke kas daerah Rp. 6.931.097.619,00 adapun akhir di kas Daerah sebesar Rp. 60.978.236.968,20

Sekertaris BPPKAD H. Heri Sapari menegaskan bahwa sisa total dana BTT yang belum di gunakan di Kas Daerah sebesar Rp. 60.978.236.968,20 yang mana sekarang akan dipergunakan untuk tahap tiga penanganan percepatan Covid-19. Pihak BPPKAD sedang melakukan verifikasi untuk tahap ketiga ajuan dari OPD - OPD.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar Jojo Menyayangkan bahwa pihaknya selaku mitra kerja BPPKAD baru melakukan laporan transparansi anggaran dana Covid-19 yang mana sudah memasuki tahap ketiga. Menurutnya seharusnya tahap demi tahap adanya komunikasi yang baik dan terbuka, sehingga DPRD Kota Banjar yang notabene sebagai Wakil Rakyat dapat menjawab apabila ada pertanyaan - pertanyaan dari Rakyat terkait penggunaan dana Covid-19 di Kota Banjar.

Jojo berharap penggunan sisa dana Covid-19 yang masih sangat besar senilai Rp. 60 miliar dapat digunakan dengan tepat dan baik sebagaimana dampak Covid-19 ini sangat melumpuhkan segala aspek terutama sektor perekonomian Rakyat.

Sekban BPPKAD H. Heri kepada LHI menuturkan pihaknya kebertakutan melangkahi Ketua Tim Gugus Tugas Covid Banjar perihal transparansi anggaran dana karena menurutnya tugas pokok BPPKAD adalah mengeluarkan anggaran saja. Heri menambahkan pihaknya sedang melalukan verifikasi proposal - proposal usulan guna percepatan penanganan Covid tahap selanjutnya. Dirinya mengakui sekarang sudah masuk pada tahap III, adapun beberapa dinas yang tidak menyerap dana sesuai ajuanya disebabkan salah satunya ada beberapa item barang yang dibelanjakan dengan harga lebih murah serta ada juga sebagian barang yang tidak jadi dibelanjakan karena stok barangnya yang tidak ada sepertihalnya ada alat kesehatan yang tidak ada. (Eky)

Post a Comment

0 Comments