Meranti LHI
Tingkat kelulusan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se kabupaten Meranti sebesar 98,97 persen pada tahun 2020 dengan mengunakan sistem ujian sekolah saja, di karenakan dampak Pandemi Covid -19 sesuai aturan Kementrian Pendidikan Nasional.
"Mereka ujian ikut anjuran yang telah di tetapkan sebab, ujian tamat sekolah tahun ini sesuai krikulum semua mata pelajaran di sekolah masing-masing," kata Kepala Dinas Pendidikan Nuriman Khair melalui Kepala Bidang Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Syafrizal, Rabu (17/06/2020).
Lebih lanjut Syafrizal mengatakan, Dinas Pendidikan membuat aturan seperti biasa dan ijazah kita telah mengeluarkan sipat sementara terlebih dahulu, sampai di terbitkan Ijazah yang asli sampai."Sekolah Perdesaan lulus semua, namun yang tidak lulus memang sengaja mereka tidak ikut dan mundur dari sekolah, mereka juga tidak lulus suka membandel dan melawan dan tingkah laku tidak baik kepada guru saat proses belajar mengajar sering tak masuk tapi hanya sekian persen saja," beber Syafrizal.
Syafrizal juga berharap, untuk sementara perserta didik yang lulus hasil sekolah untuk bersabar, sementara menunggu di terbitkan ijazah mereka,lalu memampaatkan ijazah mereka dengan baik untuk ke jenjang berikutnya."Ijazah mereka belum sampai atau belum siap pihak kita masih menunggu," bebernya.
Ia menambahkan, namun untuk Penerimaan siswa- siswi yang baru harus sesuai teknis dan juknis yang sudah di edarkan oleh dinas pendidikan dan kuota yang di tentukan.(RAMLI ISHAK).