Dana Covid Kecamatan Banjar Hanya 118 Juta Dibagi Dengan 3 Kelurahan Selama April Dan Mei

Banjar, LHI,- Pemerintah Kota Banjar memberikan anggaran penanganan Covid-19 untuk wilayah Kecamatan Banjar sebesar Rp. 118.750.000,00. Dana tersebut diperuntukan dalam waktu dua bulan yakni April dan Mei 2020.

Camat Banjar Nia Kania Permasih saat ditemui LHI tidak dapat bertemu langsung dengan alasan sedang sibuk dan mewakilkan melalui Sekmatnya Jajat Sudrajat. pada Rabu (03/06/20).  Jajat menuturkan bahwa anggaran Covid se-Kecataman hanya sebesar 118 Juta Rupiah selama bulan April dan Mei lalu, dimana pihaknya dengan alokasi sangat minim membagi dengan 3 Kelurahan yang di bawahinya di wilayah Kecamatan Banjar Kota Banjar.

Sekmat Banjar Jajat Sudrajat tidak dapat memberikan rincian detil pengeluaran karena harus seijin Camatnya. Adapun dana 118 juta menurutnya di gunakan dalam kegiatan berupa Sosialisasi dan edukasi penanganan penyebaran Covid, Pendataan dan pelaporan, Kesehatan lingkungan (penyemprotan disinfektan), pengadaan logistik berupa ATK, masker, handsanitaizer, termosetatern termasuk pembelian cairan disinfektan.

Kecamatan Banjar melakukan penyemprotan dibeberapa titik ruang prublik di antaranya Alun - alun Banjar, Taman Kota Lapang Bhakti, Taman Jajawar dan lainnya.

Jajat mengungkapkan permohonan maklumnya kepada semua masyarakat se-Kecamatan Banjar termasuk kepada 3 Kelurahan yang di bawahinya. Dengan keterbatasan tersebut di rasakanya belum dapat maksimal dalam hal percepatan memutus mata rantai di Wilayah Kecamatan Banjar. Termasuk bantuan JPS dari Pemkot Banjar yang baru dilaksanakan satu kali sedang menunggu kelanjutanya karena hal tersebut menjadi sebuah kesenjangan ditengah masyarakat.

"JPS dari Pemkot Banjar sementara hanya satu kali sementara bantuan dari Pusat dan Provinsi sebanyak 3 kali dengan angka bantuan lebih besar dari Bantuan JPS pemkot Banjar. Untuk data penerima bantuan Pihak Kecamatan tidak diberi salinannya oleh Dinsos Banjar. Saat ini Kami berharap ada kabar baik untuk kelanjutan penanganan Covid dari Tim Gugus Tugas Pemkot Banjar". Kata Jajat Sekmat Banjar.

Hal senada di terangkan oleh Lurah Mekarsari Bambang saat ditemui LHI pada Selasa (02/06/20), Bahwa pihaknya memanfaatkan dana yang terbatas tersebut dari Kecamatan Banjar yang menjadi induk Wilayah Pemerintahanya dengan mengalokasikanya lebig kepada Sosialiasi dan edukasi, pemasangan spanduk dibeberapa titik, melakukan kegiaran Kesling penyemprotan.

Di akuinya oleh Lurah Mekarsari Bambang dengan keterbatasan anggaran tersebut dirinya melakukan alternatif bantuan - bantuan lainnya seperti membantu Warganya yang sakit dengan melakukan komunikasi dengan pihak yang terkait serta mengajukan rekomendasi bantuan penanganan kesehatan bagi warganya yang sakit guna percepatan pengobatan bahkan ada beberapa warga Kelurahan Mekarsari yang harus secepatnya di operasi.

Terkait data penerima bantuan ada yang tumpang tindih, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinsos Kota Banjar dan akan di lakukan penghapusan satu bantuan yang rangkap.

"Untuk penanganan siaga Covid di Kelurahan Mekarsari otomatis sifanya Kami memerlukan dana tersebut karena Kelurahan beda dengan Desa yang memiliki anggaran lebih termasuk dalam hal bantuan JPS untuk warga. Dalam dua bulan kemarin April dan Mei kelurahan bersama baru bisa menyampaikan instruksi Wali Kota Banjar agar RT dan RW membuat Posko tingkat RT. Adapun untuk siaga Covid PSBB selanjutnya kami berharap adanya kelayakan anggaran agar pihak Kelurahan dapat lebih cepat memutus mata rantai penyebaran Covid diwilayah Mekarsari". Harap Lurah Mekarsari Bambang. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments