Pangkas Rp. 4,37 M Sekretariat DPRD Kota Banjar Berharap Bantuan Merata Untuk Rakyat Yang Layak DiBantu

Banjar, LHI,- Sekretariat DPRD Kota Banjar sisihkan dana anggaran dari semula Rp. 761.300.000 menjadi Rp. 4.379.991.124. Adapun dasar hukum realokasi anggaran guna percepatan penanganan corona virus disease 2019 mengacu pada Permendagri 20 Tahun 2020 tentang percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 di lingkungan Pemerintah Daerah, Keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan dengan Nomor 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMK.07/2020 tentang percepatan penyesuaian APBD Tahun 2020. Dalam rangka penanganan COVID-19 serta pengaman daya beli masyarakat dan perekonomian Nasional.

Edaran Wali Kota Banjar Nomor P/790/SETDA/IV/2020 Untuk Refocusing anggaran penanganan COVID-19, Sekretariat DPRD Kota Banjar sebesar Rp. 761.300.000.00 dan rasionalisasi anggaran sesuai dengan edaran Wali Kota Banjar Nomor P/790/SETDA/IV/2020 pada Tanggal 17 April 2020 menyatakan bahwa Kepala Perangkat Daerah diminta melakukan penyesuaian belanja senesar 50% sehingga sekretariat DPRD Kota Banjar melakukan realokasi anggaran sebesae Rp. 3.618.691.124,00 yang menjadikan total pengurangan anggaran pada sekretariat DPRD Kota Banjar sebesar Rp. 4,379.991.124,00.

Wakil Ketua 1 DPRD Kota Banjar Tri Pamuji Rudianto bersama Wakil Ketua 2 DPRD Kota Banjar H. Herdiana Pamungkas saat di temui LHI selepas rapat Bamus menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil pada rapat Badan Anggaran DPRD Banjar pada Rabu (22/04).

Wakil DPRD Kota Banjar Tri Pamuji memprakirakan akan terkumpul minimal sebesar Rp. 50 miliar bahkan bisa sampai 100 miliaran.

"Jika semua OPD se-Kota Banjar bersama - sama bergotong royong patuh pada aturan yang berlaku, maka dapat dimungkinkan mencapai Rp. 100 miliar guna percepatan penanganan COVID-19 di Kota Banjar, adapun kepastian total refokusing anggaran akan segera dibahas TAPD Kota Banjar," Tegasnya kepada awak media.

Tri Pamuji menegaskan bahwa Pemangkasan anggaran Sekretariat DPRD Kota Banjar total Rp. 4,37 Miliar sebagai wujud keberpihakan kepada masyarakat Banjar di tengah pandemi COVID-19.

"Sangat diharapkan agar pendistribusian bantuan kepada rakyat dapat merata dan untuk mencegah kecemburuan sosial sebaiknya nilai bantuan di sama ratakan semisal bantuan dari Gubernur Rp. 500.000 dan dari Pemkot Banjar juga Rp. 500.000 termasuk dari Bantuan Desa memiliki nominal bantuan yang sama Rp. 500.000.

Diterangkanya bahwa capaian pemangkasan anggaran sebesar Rp. 4,3 miliar sebagian besar bersumber dari alokasi perjalanan dinas luar kota. Tri Pamuji berharap percepatan penanganan COVID-19 di Kota Banjar dapat berjalan baik terutama sistem pendistribusian bantuan jejaring sosial harus betul - betul dapat merata dan tercover semua rakyat Banjar yang layak dapat bantuan.

" Semoga penyebaran COVID-19 di Kota Banjar lekas terputus dengan percepatan gotong royong dan wabah Virus Corona segera musnah khususnya di Kota Banjar dan umumnya di Indonesia, mari semua rakyat Banjar biasakan berdisiplin, hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap aman dan sehat," Ujarnya. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments