Lagi, Bawaslu Banjar Saba Sakola Libatkan SKPP

Banjar-Jabar, LHI,- Dalam rangka Bawaslu Saba Sakola, Bawaslu Kota Banjar libatkan Kader Pengawasan Partisipatif dalam giat sosialisasi kepada siswa-siswi SLTA. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan siswa-siswi yang ada di MA Al-Azhar Citangkolo (Kamis, 19 Desember 2019).

Ketua Bawaslu Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, S.HI mengatakan, Kegiatan ini adalah keberlanjutan program Bawaslu Saba Sakola, namun yang membedakannya untuk giat yang kedua kalinya ini, kami melibatkan Kader Pengawasan Partisipatif yang sebelumnya telah kami bina dalam Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif tempo lalu, Ungkapnya.

Irfan menambahkan, kegiatan ini diharapkan akan memberikan nutrisi positif tentang demokrasi dan kepemiluan kepada siswa-siswi untuk menjadi pengawas partisipatif apalagi dengan melibatkan kader pengawasan sebagai grand model. "Pastinya kami akan terus bergerak/sustainable movement, agar kedepan adik-adik siswa dan siswi ini dapat menjadi embrio kecil untuk bagaimana dapat mengaplikasikannya dalam menangkal politik uang, dan menjadi agen of change dan agen of control bagi dan untuk masyarakat sehingga kedepan menjadi pengawas partisipatif dan pemilih yang rasional bukan transaksional," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kader Pengawasan Partisipatif, Renita (20) sangat mengapresiasi kegiatan Bawaslu Saba Sakola yang telah melibatkan SKPP dalam kegiatan tersebut. Sebuah program efektif yang nantinya dapat membantu Bawaslu dalam mensosialisasikan peran Bawaslu dalam kepengawasan. Melihat bahwasannya pelajar yang terus meningkat disetiap tahunnya, "pengetahuan-pengetahuan demokrasi tentang kepemiluan dan pengawasan harus terus diberikan agar pelajar faham betul apa saja macam-macam pelanggaran dan mampu untuk melaporkannya," ucapnya.

Sementara itu, Siswa MA -Al Azhar Citangkolo, Karnur Hidayat  (18), sangat senang dengan kegiatan Bawaslu Saba Sakola yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Banjar. Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini, pihaknya bisa lebih memahami proses demokrasi dan bisa menjadi kader pengawas partisipatif untuk mengawasi pemilu sesuai dengan asas-asas kepemiluan. Lebih lanjut ia menambahkan, "Adanya kegiatan ini, kami bisa lebih mengerti dengan tatacara pengawasan dalam pemilu agar pemilu dapat berjalan dengan baik,"Pungkasnya.//HumasBawaslu.

Post a Comment

0 Comments