Pemdes Santanamekar Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan ODF Melalui Pembinaan Kepada Lembaga Kemasyarakatan Desa


Kab.Tasik LHI. 
Bertempat di Aula Kantor Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong pada hari Senin 25/11/2019 Pemdes Santamamekar menggelar sosialisasi pencegahan Stunting dan ODF melalui pembinaan kepada Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Dalam acara tetsebut tampak hadir Camat Cisayong Ir.Utang Kadarusman,MT, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Cisayong Hanhan Nugraha, Kepala UPTD Puskesmas Cisayong H.Asep Suryadi,AMk,SKm,MSi, Pendamping Desa Taufik, Pjs Kepala Desa Santanamekar H.Enjang Fermana,S.IP, BPD,LPM, Ketua RT/RW, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat dan undangan lainya.
          Camat Cisayong Ir.Utang Kadarusman,MT dalam sambutanya mengatakan bahwa Desa Santanamekar kini Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sudah tergolong baik dengan bukti penyandang Stunting tercatat 5 orang dan Pemdes sudah menyatakan ODF. Keadaan lingkungan telah kelihatan bersih dengan tidak dijumpai sampah menumpuk di jalanan. "Sehat itu harus luar dalam. Lingkungan harus sehat begitu juga jiwa raga" katanya.
          Oleh karena itu Camat sangat mendorong Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat Desa Santanamekar agar kedepanya semakin meningkat sehingga Stunting tidak ditemui lagi di Desa tersebut.
          Hal senada disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Cisayong H.Asep Suryadi, AMk,SKm,MSi bahwa guna mencapai masyarakat hidup sehat perlu adanya perubah Prilaku. Prilaku hidup tidak sehat sudah saatnya ditinggalkan diganti dengan prilaku hidup sesuai Germas. Oleh karena itu dirinya yang sekaligus sebagai narasumber/pemateri diacara tersebut,  H.Asep Suryadi begitu detil menyampaikan sosialisasi tersebut agar peserta memahami tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. "Saya merasa bangga kepada masyarakat Desa Santamekar yang begitu antusias mengikuti acara ini" katanya.
          Sedangkan Pjs Kepala Desa Santanamekar H.Enjang Fermana,S.IP pada LHI mengatakan, ia merasa bangga kepada masyarakat Desa Santanamekar yang begitu berpartisipasi dalam Germas. Dengan dinyatakanya Desa Santanamekar ODF dan jumlah penyandang Stunting 5 orang diharapkan kedepanya masyarakat semakin memahami pentimgnya prilaku hidup sehat dan yang pada akhirnya masyarakat Desa Santanamekar terbebas Stunting.
          Sebagaimana diketahui Stuntng adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek pada usianya. Adapun ODF adalah Stop Buang Air Besar sembarangan. (Asep Sudrajat)

Post a Comment

0 Comments