MIS Janggala 2 Ciamis Diduga Gunakan Dana Tabungan Siswa Kelas VI Untuk Kepentingan Pribadi


Ciamis LHI
Sekolah MIS Janggala 2 yang berlokasi di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, diduga telah menggunakan dana tabungan siswa kelas VI untuk kepentingan pribadi dan menutup kegiatan sekolah.
Salah satu wali murid yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa sampai saat ini, dirinya beserta wali murid yang lain belum bisa menerima uang tabungan anaknya sentuhnya, malah tabungan siswa di bayarkan seperti di kredit.
Sampai saat ini saya beserta wali murid yang lain belum menerima dana tabungan pul dari pihak sekolah, entah kenapa saya juga tidak tahu," jelasnya kepada LHI Jumat (16/08/2019).
Masih kata wali murid, dirinya mengharapkan kepada pihak sekolah agar secepatnya mengembalikan dana tabungan yang sudah dipakai. Jangan hannya janji - janji saja nanti akan di lunasi.:Saya tidak butuh janji, melainkan bukti. Saya juga membutuhkan dana tabungan anak saya, karena buat keperluan anak untuk masuk ke tingkat selanjutnya, “paparnya
            Terpisah, Kepala Sekolah MIS Janggala 2 Ida Laela ketika dikonfirmasi di rumahnya mengakui dengan adanya beberapa siswa yang belum menerima dana tabungan dengan pul. "Sebetulnya sudah saya usahakan dan sudah bayarkan beberapa persen, mungkin tinggal beberapa juta saja yang belum dilunasi. Intinya pihak sekolah terutama saya selaku penanggung jawab  siap mengembalikan dana tabungan siswa dalam waktu dekat, mohon do'anya saja dari semuanya, ungkapnya. 
            Ida menjelaskan bahwa dana tabungan siswa dipakai pihak sekolah untuk menutupi kegiatan sekolah .Uang tersebut digunakan untuk kegiatan kegiatan sekolah, seperti kita ketahui sekolah swasta kan ga dapat bantuan banyak dari pemerintah, paling dana BOS,  kan ga kcukup.
            Masih kata Ida, kalau bisa jangan sampai permasalahan ini dinaekin ke media dulu, karena pihak kami sekolah MIS Janggal 2 siap mengembalikan uang tersebut.”Jangan dulu dinaekin ke media, tidak enak nantinya, kita kan lagi mengusahakan.Apalagi wali muridnya masih tetangga sendiri, begitupun guru-gurunya masih orang sendiri," pungkasnya. (AGUS.)***


Post a Comment

0 Comments