Kapolres Purwakarta Audien Dengan AMMUK Terkait Aksi Dan Dugaan Korupsi Di Purwakarta

Purwakarta, LHI,- Polres Purwakarta menghelat kegiatan Audiensi antara Kapolres Purwakarta AKBP Matrius dengan perwakilan aliansi mahasiswa masyarakat untuk kebenaran (AMMUK) bertempat di Mapolres Purwakarta pada Kamis, (08/08).

Giat Audiensi AMMUK terkait adanya dugaan refresif aparat Kepolisian pada saat aksi unras di Gedung DPRD Purwakarta hari Selasa, (06/08).

Giat Audiensi AMMUK dihadiri oleh Kapolres Purwakarta AKBP. Matrius S.I.K, MH, didampingi Waka Polres Purwakarta Kompol Ijang Safei, S,pd, SH, Kabag Sumda Kompol Cristian, Kompol Edi Sutiyono, Kasat Reskrim AKP. Handreas, Kasat Intelkam AKP. Narkum Sukmadiraja, Kasat Lantas AKP. Ricky Ariatama, Kasat Sabhara Iptu. Toto serta dihadiri oleh 41 orang perwakilan dari Mahasiswa Pimpinan Didin Wahidin (Ketua Umum HMI Purwakarta), Ahmad Fadil (KAMMI Daerah Purwakarta) dan Tarikh Akbar (PC. IMM Purwakarta).

Tujuan utama aksi AMMUK adalah berharap adanya penyelesaian atas SPPD fiktif anggota DPRD Purwakarta yang sejak tahun 2016 lalu. Selain itu mengharapkanya tidak ada lagi aksi refresif dari aparat Kepolisian.

"Tugas saya adalah menjaga Purwakarta agar tetap aman dan kondusif, Aksi demo kemarin memang tidak salah tetapi momenya tidak tepat" Ujar Kapolres Purwakarta AKBP. Matrius.

AKBP Matrius  menyayangkan karena harusnya pihak Polres Purwakarta menerima surat pemberitahuan 3 x 24 jam sebelumnya agar pihaknya bisa melakukan Cipkon dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

AKBP. Matrius menegaskan bahwa demo itu mempunyai aturan - atuan sesuai dengan Perkap dengan situasional.

"Kami memerintahkan Personil pengamanan pelantikan anggota Dewan serta untuk pengamanan aksi Mahasiswa harap dilakukan secara komunikasi yang baik" Ujar Kapolres Purwakarta AKBP. Matrius.

AKBP Matrius kembali menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada anggota Dewan agar menemui peserta aksi.

Pada situasi berubah menjadi agresif dorong - dorongan sampai pembakaran ban, hal tersebut masuk dalam situasi kuning yang mana seharusnya personil dalmas menyiapkan tameng dan pentungan tetapi pihak Polres Purwakarta tidak menyiapkan itu dikarenakan percaya pada pihak Mahasiswa dapat dikendalikan.

Kapolres Purwakarta tidak akan menginterfensi pihak media, "Terkait permintaan maaf daei hati yang paling dalam, kami memohon maaf secara pribadi dan kedinasan. Apa yang dilakukan anggota saya, itu merupakan tanggungjawab saya dan atas perintah" Tutur AKBP. Matrius.

Pihak Polres Purwakarta telah melakukan koordinasi dengan senior - senior Mahasiswa yang menjadi anggota Dewan dan mereka sangat menyayangkan adanya pembakaran ban, adapun untuk mahasiwa yang menjadi korvan pemukulan dan sakit, pihak Polres Purwakarta mengirimkan Dokkes untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Pihak Mahasiswa memaklumi atas kejadian cheos sewaktu aksi yang mana Pihak kepolisian menurutnya yang menjaga keamanan masih muda - muda. Mahasiswa akan terus turun ke jalan apabila terjadi permasalaham korupsi - korupsi di wilayah Purwakarta.

Kegiatan audien AMMUK dengan Polres Purwakarta berjalan aman dan komdusif. Kapolres Purwakarta mengucapkan terima kasih atas peran aktif Mahasiswa dalam mengawal pembangunan di Purwakarta.

Suasana audien AMMUK dengan Polres Purwakarta pada penghujung menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan melakukan Foto Bersama serta bersalaman. (Eky)

Post a Comment

0 Comments