Kadis PMD Musi Rawas : “Bicara Inovasi Harus Ada Hasil dan Bukti Nyata”


Musi Rawas, LHI
Salah satu upaya untuk mengejar ketertinggalan dari berbagai sektor yang ada di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) adalah dengan menemukan dan mengembangkan inovasi. Maka tujuan akhirnya adalah memaksimalkan peran masyarakat yang nantinya berdampak kepada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, baik tingkat kabupaten, kecamatan dan desa yang ada di daerah ini
"Berbicara inovasi, harus ada hasil dan bukti nyata, bukan hanya wacana dan program saja,"Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) H Mefta Joni dalam.sambutanya saat membuka Rapat koordinasi (Rakor) TIK Musi Rawas, bertempat Hotel Dewinda Lubuk Linggau, Kamis (27/6).
Lebih lanjut, Mefta menjelaskan kepada peserta Rakor yang berjumlah180 peserta yang terdiri dari tim inovasi kabupaten, anggota PPID dari 14 kecamatan, tenaga ahli, tim pendamping desa dan tim pendamping lokal desa, dirinya berharap agar nanti dapat mengemplementasikan rencana program yang ada. Sehingga segala potensi yang ada, terutama di desa dapat direalisasikan.
"Kita berharap adanya kreativitas, ide dan inovasi menjadi faktor penting dan menjadi motor utama mengejar ketertinggalan terutama ditingkat pedesaan," ujarnya seraya mengatakan saat ini desa sudah memiliki anggaran baik Anggaraan Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa. Sangat disayangkan dengan ketersediaan anggaran jika tidak ada inovasi terutama untuk memajukan desa.
Sekarang zamannya berinovasi, bila desa dapat berinovasi maka akan berdampak pada meningkatnya kemajuan di desa dan tentunya akan meningkat juga kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.** (Agoes Kurniaone// Release)


Post a Comment

1 Comments

  1. ass , pak sya mau nanya terutama pada intansi bpmpd kab . musi rawas ,
    perihal tentang triwulan perangkat beserta BPD, tuk Triwulan pada januari sampai juni tahun 2019 .itu kan terhitung 2 triwulan.
    pertanya saya , biasa nya setiap mau hari raya idul fitri triwulan tersebut di cairkan sekaligus , kok sekarang tidak lagi , tlng pak penjelasan nya kepada intansi yg terkait.
    dan pertanya saya ke 2, setiaap kami menerima tunjangan skr melalui ATM, apa itu seluruh tunjangan perangkat dan BPD se MURA atau cuman di kecamatan kami saja

    ReplyDelete