MURATARA, LHI
Aktivis Korupsi didaerah meminta agar Pejabat Dinas Ketahanan Pangan Muratara untuk diperiksa, Pasca adanya temuan Laporan Hasil Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (LHP- BPK) kegiatan tahun 2025 lalu
Diketahui, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas Utara (Miuratara) Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel) Menganggarkan belanja persediaan Cadangan Beras untuk dijual atau diserahkan ke Masyarakat, berupa kegiatan pengelolaan dan keseimbangan cadangan pangan Sebesar Rp. 32.482.595.525,' Namun per 31 oktober 2025 lalu, Ternyata, realisasi hanya 37,40 persen, Atau sebesar Rp. 12.147.501.125, -"
Selain itu dalam pemeriksaan tetsebut ditemukan adanya kelebihan pembayaran pembelian beras cadangan, Tidak ada fisk penyimpanan beras digudang( Lumbung-red) milik Dinas Ketahanan untuk mengantisipasi terjadinya bencana, menyebabkan cadangan beras pengelolaan ini tidak memadai,
" Angggaran Fantastis cadangam beras ini, wajib kita soroti, khawatir "rawan penyelewengan," Baik harga jualbeli kemasyarakat, Untuk selanjutnya nanti, agar pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dapat menindaklanjuti dengan memeriksa berbagai dokumen yang sudah di SPJ' kan tersebut" ujar M. Rifai aktivis Korupsi didaerah ini Kepada sejumlah wartawan Jum'at ( 2/10/2025)
" Terkesan pihak Dinas Ketahanan Pangan Muratara tidak profesional dalam pengelolaan anggaran, Padahal seharusnya kegiatan ini dilakukan secara transparan, biar masyarakat tahu, Karena untuk kepentingan mereka, Toh "Uang Rakyat" juga, biar hasilnya lebih maksimal,
" Gimana ini bos, 32 Miliar sekian, Tapi penyerapan tidak maksimal, Wah, saya kira kinerja dinas patut dipertanyakan? Dan termasuk PR bagi bupati Musi Rawas Utara, untuk mengevaluasi para pembantunya, jangan sampai program Iluk Nian jadi terhambat,
" APH wajib "Periksa" Pejabat Dinas Ketahanan Pangan, Bukan hanya kegiatan ini saja, Tapi belanja barang kantor lainnya, Termasuk masalah SPPD mereka, Mudah mudahan Dalam waktu dekat, kita juga akan buat Laporan Pengaduan ( Lapdu) " tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas.Ketahanan Pangan Muratara, Yusnadi,SIP Sampai berita ini tayang, belum berhasil.dihubungi (TIM)


0 Comments