WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., mengukuhkan dan melantik 236 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Jumat (25/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ayu menegaskan bahwa jabatan bukanlah penghargaan, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Pengukuhan, pelantikan, dan pengambilan sumpah/janji pejabat manajerial, administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta pejabat dengan tugas tambahan sebagai kepala UPT Puskesmas tersebut berlangsung di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan. Kegiatan itu disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan Dhelya Machiavelli, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama.
Dalam sambutannya, Bupati Ayu menjelaskan, dari total 236 pejabat yang mengikuti prosesi tersebut, sebanyak 40 orang dikukuhkan dalam jabatan manajerial, terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP), 23 administrator, dan 14 pengawas.
Sementara itu, 196 orang lainnya diangkat dalam jabatan, meliputi 85 administrator, 99 pengawas, tujuh kepala puskesmas, dan lima pejabat fungsional.
Ayu menegaskan, pelantikan bukan sekadar perubahan kedudukan dalam struktur organisasi pemerintahan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal bagi para pejabat untuk membuktikan amanah dan tanggung jawab yang diberikan melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.”Jabatan bukan penghargaan. Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab,” tegas Ayu.
Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak cukup diukur dari kehadiran di kantor, penyelesaian administrasi, maupun rutinitas kedinasan. Keberhasilan harus tercermin dari pekerjaan yang dilakukan, hasil yang dicapai, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ayu menekankan empat hal penting yang harus menjadi pedoman bagi seluruh pejabat yang baru dikukuhkan dan dilantik.
Pertama, bekerja dengan integritas. Ia meminta para pejabat tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok serta senantiasa menjaga sumpah jabatan yang telah diucapkan. Menurutnya, sumpah jabatan bukan sekadar bagian dari seremoni, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kedua, bekerja dengan disiplin dan profesional. Para pejabat dituntut tidak hanya mampu menyampaikan laporan, tetapi juga bertanggung jawab dalam mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, serta memastikan setiap pekerjaan benar-benar terlaksana.
Ketiga, bekerja dengan orientasi hasil. Ayu mengingatkan agar pelaksanaan tugas tidak berhenti pada pernyataan bahwa pekerjaan telah dilaksanakan, tetapi juga harus memperhatikan hasil dan dampak yang dihasilkan.“Masyarakat tidak menilai pemerintah dari banyaknya rapat dokumen, tetapi dari pelayanan, perubahan dan manfaat yang mereka rasakan,” ujarnya.
Keempat, bekerja sebagai satu tim. Ayu meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat kerja sama, baik di lingkungan perangkat daerah masing-masing maupun melalui koordinasi lintas sektor.
Ia menilai berbagai persoalan pemerintahan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarperangkat daerah harus terus diperkuat agar seluruh jajaran Pemkab Way Kanan memiliki langkah yang selaras dalam mencapai tujuan pembangunan.“Keberhasilan satu OPD harus menjadi bagian dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Way Kanan secara keseluruhan,” tegasnya.
Ayu juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat bukan untuk dinikmati, melainkan harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pengabdian. Pelantikan, katanya, bukanlah titik akhir, tetapi menjadi awal pembuktian atas kepercayaan tersebut.
Ia meminta para pejabat bekerja secara profesional, membangun komunikasi dan koordinasi, berani mengambil keputusan yang benar, serta tidak membiarkan persoalan berlarut-larut tanpa penyelesaian.
Seluruh jajaran Pemkab Way Kanan juga diajak memiliki cara pandang yang sama dalam menjalankan pemerintahan, yakni tidak hanya berfokus menyelesaikan tugas administratif, tetapi juga mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menutup sambutannya, Ayu mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dikukuhkan dan dilantik. Ia berpesan agar mereka senantiasa menjaga amanah, integritas, dan marwah Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
“Jaga amanah. Jaga integritas. Jaga marwah Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Bekerjalah dengan hati, berpikir dengan jernih, bertindak dengan tegas, bangun kerja sama, dan pertanggungjawabkan setiap amanah kepada masyarakat dan kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Ayu berharap seluruh pejabat yang menerima amanah baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat pengabdian, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pemerintahan, pelayanan publik, serta kemajuan Kabupaten Way Kanan.(NOPRI)***


0 Comments