Kobar – LHI
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar evaluasi sekaligus pemulangan peserta Program Internship Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) Angkatan I Tahun 2026 di Aula Bakti Husada Dinkes Kobar, Senin (3/8). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa penugasan delapan dokter gigi internship yang telah bertugas selama enam bulan, sejak Februari hingga Juli 2026.
Selama menjalani program, peserta mengikuti sistem rolling wahana untuk memperoleh pengalaman pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. Pada tiga bulan pertama, empat peserta ditempatkan di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, dua peserta di Puskesmas Natai Palingkau, dan dua peserta di Puskesmas Madurejo. Selanjutnya, seluruh peserta menjalani rotasi sehingga memperoleh pengalaman pelayanan di rumah sakit maupun puskesmas.
Kepala Dinkes Kobar, Hardino, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wahana, pembimbing, dan peserta yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaan program internship di Kobar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wahana dan pembimbing yang telah mendampingi proses pembelajaran peserta internship. Masukan dari para peserta juga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program di masa mendatang," ujarnya.
Hardino menegaskan bahwa berakhirnya masa internship menjadi awal perjalanan profesional para dokter gigi sebagai tenaga kesehatan yang mandiri. Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan dan internship diharapkan menjadi bekal untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, serta mengutamakan keselamatan pasien.
Wakil Direktur Pelayanan RSSI Pangkalan Bun, dr. Rita Wey, turut mengapresiasi kontribusi para dokter gigi internship selama bertugas. Menurutnya, selain memperkuat pelayanan kuratif di poli gigi, peserta juga aktif mendukung kegiatan promotif dan preventif melalui Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)
"Para dokter internship menunjukkan dedikasi yang baik selama bertugas. Selain memberikan pelayanan kepada pasien, mereka juga aktif dalam kegiatan edukasi kesehatan melalui PKRS sehingga memberikan nilai tambah bagi pelayanan di rumah sakit," katanya.
Melalui Program Internship Dokter Gigi Indonesia, Dinkes Kobar bersama RSSI Pangkalan Bun dan puskesmas wahana berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat. Kegiatan evaluasi dan pelepasan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan institusi pendidikan dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Barat. (RISKI ARDIANTO/DINKES Kobar)


0 Comments