Bandung, LHI,
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, H. Raden Tedi, ST., MM., melaksanakan rangkaian kegiatan reses III masa sidang Tahun Anggaran 2025--2026 secara maraton pada Juni 2026 di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XI meliputi Kabupaten Sumedang, Subang, dan Majalengka.
Kegiatan Reses dilaksanakan dalam rentang waktu Tanggal 10-22 Juni 2026. Pada lokasi pertama Raden Tedi melaksanakan reses (10/6) bertempat di Gedung Balai Musyawarah RW 01 Dusun Cijambe Desa Cijambe Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang.
Kegiatan reses III tahun Sidang 2025/2026 H. Raden Tedi, ST., MM kedua pada Hari Kamis (11/6) berlokasi di Gedung KGL RW 04 Desa Paseh Kidul Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang.
Kemudian lokasi ketiga dihelat hari Jumat (12/6) bertempat di Perum GPP Kadipaten Blok A 3 Desa KADIPATEN kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka. Adapun lokasi ke empat RESES di gelar Hari Senin (15/6) bertempat di Desa Helet kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka.
Raden Tedi menerangkan bahwa dalam agenda rangkaian Reses tersebut ada 13 poin utama Aspirasi dari masyarakat.
Inilah 13 Aspirasi Warga Kabupaten Sumedang, Subang, dan Majalengka;
1. Perbaikan jalan lingkungan
2. Aspirasi lampu penerangan
3. Bantuan ekonomi buat masyarakat kecil
4. Pembukaan lowongan kerja
5. Sulitnya kondisi ekonomi
6. Kesulitan akses masuk sekolah SMA dengan sistem baru.
7. Biaya sekolah mahal
8. Ucapan terimakasih kepada Gubernur karena KDM sudah membangun Jabar.
9. Kredit murah buat rakyat
10. Pembangunan irigasi, kesulitan air di musim kemarau buat sawah.
11. Desa kekurangan anggaran karena dipake Koperasi Merah Putih
12. Tingginya pengangguran di tiap desa
13. MBG membuat ekonomi pedagang kecil semakin sulit
Raden Tedi mengaku bahwa rangkain Reses ini menjadi momentum baginya sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat Jawa barat secara langsung, khususnya di Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Subang.
Dari ke empat titik reses selain di hadir oleh Kepala Desa setempat, tokoh masyarakat, perangkat Desa serta masyarakat memanfaatkannya secara gamblang berbagai kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
"Selain menyerap aspirasi masyarakat tentunya ini ajang silaturahmi memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen di dapil tingkat Desa," ujarnya.
Seluruh masukan dan aspirasi yang telah dikumpulkan dari tiga warga Kabupaten SMS ini kemudian akan dihimpun secara resmi oleh Fraksi PAN guna dilaporkan dalam sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat, untuk di dorong agar dapat di akomodasi ke dalam rancangan pembangunan Provinsi Jawa Barat. (Eky AS)





0 Comments