Sukabumi, LHI,- Warga Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi memohon perhatian khusus dari Gubenur Jabar Kang Dedi Mulyadi agar cepat membangun Jalan Desa Caringin karena pemerintahan setempat dirasanya lambat pasca longsor.
"Siang ini lewat jalan baru yang ada di Desa Pasir Baru akses ke caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Nah akses jalan seperti kawangan saat, karena banyak di biarin tidak terurus. Jalan utama Caringin yang di putus oleh longsor dan di alihkan jalurnya ke jalur lama namun sudah beberapa tahun jalan tersebut belum pernah di perhatikan dan belum pernah di sentuh dari awal jalan utama itu terkena longsor," tutur Madsin (15/2/2026) warga Caringin merasa kesal.
Madsin mengungkapkan bahwa kemarin baru adanya penggalian buat kemalir karena ini susah di lalui sama warga caringin dan warga desa pasir baru terbentuklah inisiatif dari para sopir truk untuk menyewa alat berat agar dapat di kerjakan degan waktu singkat.
Madsin bersama rekan-rekan sopir mempertanyakan kepada Bupati Sukabumi hingga kini belum cepat tanggap.
"Tolong kepada yang terhormat Bapak Gubernur Jabar KDM untuk turun langsung memberikan solusinya. Warga kami sudah berpatisipasi tanpa ada bantuan dari pemerintah untuk penyelesaiannya perbaikan jalan ini," ujar Madsin.
Kemudian ia menyerukan kebingungan warga melalui jalan rusak berat. Ia berharap KDM bisa hadir langsung melihat kondisi jalan tersebut.
"Bapak Gubernur KDM jalannya seperti ini, kasihan warga caringin dan warga desa pasir baru sampai begini kaya wahangan," lirihnya.
Madsin memohon untuk diprioritaskan perbaikan pembangunan jalan tersebut agar masyarakat dapat melalui jalanya dengan layak dan lancar dikarenakan jalan tersebut sangat penting untuk menunjang transportasi masyarakat dan kewirausahaan.
"Jalan rusak ini jelas menghambat perjalanan, lihat ini Pak Dedi Mulyadi jalan seperti ini Gusti nu agung kasian aduh ripuh. Bagaimana tolong gusti nu agung," imbuhnya.
Madsin mewakili warga dan para sopir menggantungkan harapannya kepada KDM untuk secepatnya bisa memberikan solusi yakni dibangunnya jalan tersebut agar aman dan layak dilalui.
"Jadi mobilnya itu suka adug-adugan (loncat-loncat) kasihan gitu ban sampe rarajet (rusak berat) setiap perjalanan rajet ban hiji gitu ya. Tolong di sampaikan ke Pemerintah daerah jangan molor mulu terima kasih," pungkasnya. (Eky AS)







0 Comments