PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Pemkab Cilacap Alokasikan Rp.8 Miliar untuk Bangun Dua Puskesmas Baru pada 2026

 



Cilacap. LHI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap berencana membangun dua unit Puskesmas baru pada tahun 2026 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp8 miliar. Senin(28/12/2025). Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Cilacap, Hasanuddin, mengatakan dua Puskesmas yang akan dibangun yakni Puskesmas Binangun dan Puskesmas Dayeuhluhur II. Kedua lokasi tersebut telah memiliki lahan yang siap digunakan.

“Jadi di tahun 2026, kita konsentrasi pada pembangunan dua Puskesmas yakni Puskesmas Binangun dan Dayeuhluhur II. Tanahnya sudah disediakan, sudah ditata, tinggal pembangunannya,” ujar Hasanuddin.

Ia menjelaskan, dokumen Detailed Engineering Design (DED) pembangunan Puskesmas telah dipaparkan dan disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan telah mendapatkan persetujuan.“Kemarin DED sudah kita paparkan di depan Pak Sekda, dan beliau menyetujui. Tinggal kita persiapkan secara detail agar perencanaannya benar-benar matang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasanuddin menargetkan penyusunan rencana pengadaan barang dan jasa dapat rampung pada awal Januari 2026, sehingga selanjutnya bisa segera diserahkan ke Unit Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk proses tender.“Kita targetkan Maret atau April paling lambat sudah kontrak. Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan punya waktu yang cukup,” imbuhnya.

Menurutnya, pelaksanaan tender lebih awal diharapkan membuat proses pembangunan tidak terburu-buru di akhir tahun anggaran. Dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar enam bulan, pembangunan ditargetkan rampung paling lambat Oktober 2026.“Kalau bisa jangan seperti sekarang, Desember baru dikejar-kejar selesai. Ini kegiatan definitif, jadi sebaiknya secepat mungkin,” kata Hasanuddin.

Untuk tahap awal, masing-masing Puskesmas dialokasikan anggaran Rp4 miliar. Namun pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Ini pembangunan Puskesmas baru. Untuk Dayeuhluhur II total kebutuhannya sekitar Rp13 miliar, jadi harus bertahap. Begitu juga Binangun yang kebutuhannya sekitar Rp11 miliar,” terangnya.

Dengan perencanaan yang telah matang dan ketersediaan DED, Hasanuddin menargetkan pembangunan dua unit Puskesmas tersebut dapat selesai dalam kurun waktu dua tahun ke depan.“Mudah-mudahan tidak terlalu lama, dua tahun selesai, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.(ADE ARIS)****

Post a Comment

0 Comments