PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Kamal; "Janji Wadul, Saya Meminta Bupati Cianjur dan Wakilnya Mengundurkan Diri"

Cianjur, LHI,- Ketua Yayasan Ponpes Qirtosul Huda Azzakariya Cianjur, Kamal turut menyoroti suasana yang sedang menghangat (19/11/2025) atas janji-janji politik yang diingkari oleh Bupati dan Wabup Kabupaten Cianjur baru baru ini.


Dalam unggahan medsos yang beredar, Kamal mengucapkan "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun" menegaskan berita duka untuk masyarakat Kabupaten Cianjur yang telah memilih Bupati penipu dan pembohong.


"Di mana dulu Bupati menjanjikan bahwa ingin memberikan insentif kepada guru ngaji dan imam masjid, tapi ternyata wadul (Bohong). Oleh karena itu saya meminta kepada Bupati Cianjur dan wakilnya untuk mengundurkan diri. Jikalau tidak mengundurkan diri kami meminta bahwa DPR Kabupaten Cianjur untuk menurunkannya dengan tidak hormat," Cetus Kamal.


Kamal juga mengingatkan "Ingat Pak Bupati Al Ustad minal ulama, Bapak dul ulama waliyun min aulia illahi taala. Ustad itu adalah ulama bagian dari pada ulama dan sebagian ulama itu adalah wali dari wali walinya Allah subhanahu wa ta'ala, man adali walian" ujarnya.


Janji Pasangan kepala Daerah yang santer sedang ramai disikapi dari berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Cianjur hingga kini belum dipenuhi. Adapun janji yang paling disoroti terkait dana insentif sebesar Rp 25 juta per RT, bantuan pontren Rp 300 juta tiap pesantren, dan terkait janji insentif para guru ngaji serta imam masjid.


Bupati Cianjur saat ini adalah Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakilnya adalah Ramzi yang baru menjabat pada Februari 2025. Mereka menghadapi kritik dan tuntutan dari beberapa organisasi masyarakat, terutama terkait realisasi janji-janji kampanye mereka.


Beberapa "janji palsu" atau janji yang belum terealisasi disoroti pula oleh berbagai pihak, seperti LBH GP Ansor dan Banser NU Cianjur. (EAS)


Post a Comment

0 Comments