PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Rakerda DPD Partai Demokrat Jawa Barat Kaji Putusan MK Pemilu 2029 dan Pemimpin Responsif

Bandung, LHI - DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat menghelat rapat kerja daerah (Rakerda) di Grand Hotel Preanger Jalan Asia-Afrika Kota Bandung, Senin (7/7/2025).


Rakerda Jawa barat Partai Berlambang Mercy itu  selain dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa barat H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., MP dan para petinggi pengurus DPD Demokrat Jabar, nampak hadir pula para Pengurus DPC Kota-Kabupaten se-Jabar, diantaranya Ketua DPC Demokrat Kota Banjar Hj. Irma Bastaman, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ciamis H. Anjar Asmara dan lainnya.


Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron kepada para awak media mengungkapkan bahwa saat ini tengah melakukan kajian terkait putusan MK menyoal pemilihan umum serentak tahun  2029 yang akan dilakukan terpisah anatar pemilu pusat dan pemilu daerah.


"Pemilu pusat dan Daerah 2029 yang dipisah dalam rentang dua tahun untuk pemilu daerah setelah pemilu pusat. ini perlu dibicarakan seperti apa konteksnya kan. Jika benar dan atau ada opsi lain maka tentu bisa jadi usulan atau cara pandang lainya," tutur Herman.


Herman berharap hal tersebut untuk tidak menjadi polemik, untuk itu rakerda DPD Demokrat Jabar digelar dalam upaya merumuskan langkah ke depan. Partai Demokrat tidak akan serta merta bereaksi terhadap Purus MK tersebut. Demokrat tengah melakukan pendalaman sekaligus mengkaji berbagai sudut atas kelebihan terlebih yang menjadi  kekurangannya. 


"Putusan MK Pemilu 2029 memiliki kekuatan hukum tetap dan mengikat, ini perlu dilaksanakan. Pemilu itu 5 tahun dan ketika adanya perpanjangan dua tahun untuk pemilu daerah, ini artinya ada kekosongan untuk DPRD. Itu yang perlu didalami dalam berbagai aturannya akan seperti apa," imbuhnya. 


Lebih dalam ia menegaskan bahwa poin tersebut berbeda dengan pimpinan daerah yang dapat memberlakukan PJ pasalnya aturannya sudah jelas ada. 


Kemudian Ketua DPD Partai Demokrat Jawa barat H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., MP menyoroti akan pentingnya kehadiran dan kepedulian pemimpin lebih banyak terhadap masyarakat. 


"Pemimpin berkarakter responsif, kita berharap tokoh - tokoh yang di usung Partai Demokrat konsisten menjalankan janji-janjinya," ujarnya. 


Anton berharap terkait Rakerda Partai Demokrat Jawa barat dapat menghasilkan sikap arah strategis dalam kesolidan yang terukur serta responsif akan dinamika politik nasional maupun akan kebutuhan masyarakat di daerah.


Dari pantauan awak media Lintas Hukum Indonesia dalam berlangsungnya rakerda Partai Demokrat Jawa barat nampak Dr. H. Dede Yusuf Effendy Anggota DPR RI Komisi II dari fraksi Demokrat menjadi narasumber. 


"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepengurusan DPD dan DPC Demokrat se-Jabar. Mari jalin kekompakan, kesolidan didalam tubuh Partai Demokrat. Saya berharap kepada semua pengurus untuk mempersiapkan calon tokoh masyarakat yang mumpuni untuk memenangkan pemilu 2029," tutur Dede Yusuf. 


Ia memberikan semangat agar para Kader Demokrat yang sedang duduk di DPRD Kota/Kabupaten agar bersiap naik level ke DPRD Provinsi Jabar. Begitu pula yang telah sukses menduduki kursi parlemen DPRD Jabar untuk maju di Pileg DPR RI 2029. Ia menegaskan yang menjadi tujuan gol utamanya bahwa partai Demokrat harus lolos parlemen Threshold dan posisi Demokrat secara nasional harus lebih baik. 


Sekjen DPD Partai Demokrat Jabar Sekjen Mohamad Handarujati Kalamullah, S.Sos, M.Si. menutup kegiatan rakerda dengan mengucap syukur dan menyampaikan terima kasih baik kepada para narasumber serta para pengurus DPC Partai Demokrat se-Jawa Barat yang telah kompak hadir dan dengan khusu mengikut jalannya rakerda. (Eky AS)

Post a Comment

0 Comments