DPRD OKU Selatan

DPRD OKU Selatan
Marhaban Yaa Ramadhan

Ketua Umum GNPP Prabowo-Gibran: “Mas Gibran Tampil Maksimal dan Mampu Mengimbangi Cawapres Lain”

 


TASIKMALAYA---
Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menyelenggarakan debat keempat Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Debat keempat   digelar pada Minggu, 21 Januari 2024 pukul 18.00 WIB di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.. Debat keempat akan kembali mempertemukan calon wakil presiden (cawapres). Dengan demikian, tiga cawapres   tampil adu gagasan, yakni cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar, cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD. Ada sejumlah tema besar yang diangkat pada debat keempat, yakni "Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa"

            Setelah acara Debat Cawapres tersebut, LINTAS PENA MEDIA meminta komentar Irjen Pol (Purn) Dr. H.Anton Charliyan,MPKN selaku Ketua Umum Gernas GNPP Prabowo-Gibran. “Pada debat cawapres kali ini,Mas Gibran mampu tampil cemerlang dan mengesankan. Bahkan, paparan yang disampaikan Mas Gibran lebih eflikatif, sederhana dan mudah dipahami masyarakat," kata Abah Anton, panggilan akrab Anton Charliyan.

Kalau cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar dan nomor urut 3 Mahfud MD, kata Anton Charliyan, mereka  masih terkesan menyerang kebijakan pemerintah saat ini. Bahkan yang lebih lucu, cawapres nomor urut 3 menyerang kebijakan pemerintah, sementara beliau sendiri berada di lingkup pemerintahan itu sendiri.

            Ketika ditanya soal tema debat keempat ini, Anton Charliyan  mengatakan bahwa semua tema debat telah tertuang dalam visi, 8 misi yang disebut dengan Asta Cita, 17 program prioritas, serta 8 program hasil cepat terbaik capres Prabowo Subianto dan cawapres Gibran Rakabuming Raka." Mas Gibran mampu tampil cemerlang dan mengesankan di debat cawapres kali ini. Misalkan dalam  misi kedua bicara soal bagaimana Prabowo - Gibran akan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.Karena masalah pangan, energi, dan air merupakan syarat utama dari kemandirian dan kedaulatan negara. Ini perlu dilakukan secara cepat dan tepat. Guna mencapai swasembada pangan, dibutuhkan peningkatan produktivitas lahan pertanian melalui berbagai program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan. ," jelasnya

Berikutnya Mas Gibran pun memaparkan  misi kelima Prabowo – Gibran bicara tentang melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Pada misi ini dijalankan dengan memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien.Selain itu, juga memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia, mengurangi ketergantungan terhadap impor, dan menjamin pembangunan berkelanjutan untuk kepentingan masa depan bangsa. “Mas Gibran sangat jelas dan mengingatkan, bahwa  hilirisasi dan industrialisasi ini juga berbasiskan sumber daya alam, termasuk sektor maritim untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi.Dalam upaya pembangunan dan peningkatan ekonomi, kepastian, keberlanjutan, dan pelestarian lingkungan hidup harus menjadi prioritas utama untuk menjamin generasi berikutnya juga dapat menikmatinya dengan hidup sehat dan nyaman," papar Anton Charliyan.

Selanjutnya pada misi keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.Program terkait pembangunan desa yang sudah berjalan akan dilanjutkan dan perlu ditingkatkan lagi oleh Prabowo-Gibran, termasuk membangun rumah murah dengan sanitasi baik, menyalurkan dana desa secara langsung, dan dana kelurahan.Terkait masyarakat adat, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menghormati dan menjaga toleransi, melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas bangsa Indonesia."Hal ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, memastikan setiap warga negara merasa dihargai dan dilindungi hak-haknya.  

“Untuk mewujudkan semua visi, misi, dan program ini, Prabowo - Gibran sudah menggagas bahwa perlu untuk meningkatkan kapasitas lembaga penerimaan negara.

Lembaga ini harus mampu memberikan kontribusi positif terhadap upaya mendapatkan sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan."Pembangunan perlu dibiayai, salah satunya bersumber dari  anggaran negara. Anggaran pemerintah perlu ditingkatkan dari sisi penerimaan yang bersumber dari pajak dan bukan pajak," tuturnya.

            Dalam debat cawapres kali ini, tegas Anton Charliyan, paparan visi, misi dan program Prabowo Gibran sesuai tema debat yang disampaikan cawapres Gibran Rakabuming Raka lebih aplikatif, simple, jelas, tegas, sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

PAPARAN CAWAPRES NOMOR URUT 2 GIBRAN RAKABUMING RAKA

Pada Debat Cawapres Keempat, calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dan cadangan timah terbesar kedua. Melihat hal tersebut, Gibran menyampaikan bahwa program hilirisasi perlu untuk dilanjutkan dan diperluas cakupannya. Tidak hanya terbatas pada hilirisasi tambang, melainkan juga perlu memasukkan hilirisasi pertanian, sektor maritim, dan hilirisasi digital.

“Program hilirisasi harus dilanjutkan dan diperluas cakupannya, tidak hanya hilirisasi tambang saja, tetapi juga hilirisasi pertanian, sektor maritim, dan juga hilirisasi digital,” ujarnya pada segmen pemaparan visi, misi, dan program kerja di debat cawapres keempat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Ahad (21/1/2024) malam.

Gibran menegaskan bahwa intinya adalah Indonesia tidak boleh lagi mengirim barang mentah guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Maka dari itu, ia akan mendorong transisi menuju energi hijau, seperti bioavtur, biodiesel, dan bioetanol, akan didorong.

“Yang sudah dilakukan meliputi B35 dan B40, potensi energi baru terbarukan kita juga luar biasa sekali, bisa mencakup 3686 giga watt yang meliputi energi surya, angin, air, bio energi, dan juga panas bumi. Oleh karena itu kerja sama pentaholic wajib untuk didorong,” imbuhnya.

Menurutnya, jika agenda hilirisasi, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, dan UMKM bisa dikawal, maka akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan kaum perempuan. Dari jumlah tersebut, 5 juta di antaranya merupakan green jobs, peluang kerja di bidang kelestarian lingkungan. Dia menyatakan bahwa green jobs adalah tren peluang kerja masa kini dan masa depan

“Untuk mendorong kesejahteraan para petani akan kita dorong terus ketersediaan pupuk dan bibit yang mudah dan murah, untuk menjaga kestabilan harga pangan akan kita optimalkan peran dari TPID, Idifood, Bulog, dan Badan Pangan.  Untuk meningkatkan produktivitas para petani akan kita dorong terus mekanisasi. Generasi muda akan kita dorong melalui smart farming,” paparnya. Gibran juga menerangkan bahwa agenda reforma agraria akan dilanjutkan, termasuk dalam konteks kepemilikan tanah dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan.

Menurutnya, program PTSL, redistribusi tanah, dan one policy juga akan dilanjutkan. Menurutnya, sudah terbukti bahwa anggaran dana desa memiliki dampak positif dalam menurunkan angka desa tertinggal serta meningkatkan angka desa yang berkembang dan mandiri. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa anggaran dana desa akan ditingkatkan sesuai dengan kekuatan fiskal di dalam negeri. ad “RUU Masyarakat Hukum Adat akan didorong agar lebih berkeadilan, karena sesuai dengan prinsip sustainable development goals, yaitu life no one behind, narasi besarnya di sini adalah keberlanjutan dan penyempurnaan,” tegasnya.

Ia menjelaskan pemerataan pembangunan itu wajib, dengan investasi yang ada di luar Jawa sudah ada 53 persen dan pembangunan berkelanjutan, maka akan membuka titik pertumbuhan ekonomi baru, akses dan konektivitas, sekaligus lapangan pekerjaan. "IKN bukan hanya membangun bangunan pemerintahan, tetapi simbol pemerataan di Indonesia dan juga simbol transformasi pembangunan Indonesia," paparnya.

Lebih lanjut, Gibran berkeyakinan Indonesia akan menjadi raja energi hijau dunia, dengan terurus mengembangkan biodiesel, bio avtur dari sawit, dari etanol, dari tebu, sekaligus kemandirian gula. ad Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia Emas dibutuhkan generasi emas, kita harus mampu merubah future challenge (tantangan masa depan) menjadi future opportunity (kesempatan masa depan), mempunyai future talent (talenta masa depan) yang dilengkapi future skill (keterampilan masa depan).

Maka ia akan menggenjot hilirasisi digital, menyiapkan anak-anak muda untuk menjadi ahli kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI), robotik, perbankan syariah, hingga kripto. "Narasi besarnya adalah keberlanjutan dan penyempurnaan," ujarpria yang kini menjabat Walikota Surakarta itu

            Selain itu,Gibran Rakabuming Raka berjanji akan membuka 19 juta lapangan kerja, dengan 5 juta di antaranya merupakan green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan. Menurut Gibran, janji itu bakal terwujud jika agenda hilirisasi, pemerataan pembangunan, transisi mejuju energi hijau, ekonomi kreatif, dan UMKM bisa dikawal. "Insya Allah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan perempuan, 5 juta di anatranya adalah green jobs," ujar Gibran.

Wali Kota Solo itu menjelaskan, green jobs adalah peluang kerja di bidang kelestarian lingkungan. Menurut dia, green jobs adalah tren peluang kerja masa kini dan masa depan.Perihal hilirisasi sebagai salah satu agenda yang akan membuka 19 juta lapangan kerja, Gibran mengatakan harus dilanjutkan dan cakupannya diperluas. Tak hanya hilirisasi tambang, dia mengatakan hilirisasi harus dijalankan di sektor pertanjan, maritim, dan digital. "Intinya kita tidak boleh lagi mengirim bahan mentah," pungkasnya.(REDI MULYADI)***

 

Post a Comment

0 Comments