Pemkab OKU Selatan

Pemkab OKU Selatan

Pembagian BPNT di Desa Rawa Menimbulkan Tanda Tanya Besar

 



Ciamis,LHI

Pembagian  Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Dusun Bojong Raas Desa Rawa Kec Lumbung Kabupaten Ciamis, ternyata menimbulkan tanda tanya besar termasuk oleh Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) sendiri. Sebab, pembagian BPNT kali ini dibagikan kepada KPM sebelum waktunya sesuai jadwal.

“Entahlah, kami tidak tahu soal itu. Tapi yang jelas, kami menerima BPNT sembako pada hari Selasa 29 Desember 2022, yang seharusnya kita ambil ke kantor Pos Indonesia pada hari Kamis 1 Desember 2022,”ujar sejumlah warga KPM

            Sebagaimana diketahui pembagian baantuan dari pemerintah beripa BPNT,PKH dan BBM harusnya dibagikan kepada KPM per 1 Desember 2022, malah dibagikan dua hari sebelumnya yakni pada hari Selasa 29 Desember 2022.

            Selain itu, ada informasi lain yakni uang PKH yang disunat BLT juga tahap III tahun 2022 di sunat sebesar 70.000/KPM menimbulkan tanda tanya besar juga, karena pemotongannya cukup besar

            Dan yang membuat heran sejumlah awak media saat konfirmasi kepada Kepala Desa Rawa Asep Saepul Anwar,ST yang mengaku tidak tahu menahu soal penyaluran bantuan Sembako di Dusun Bojong Raas yang diberikan sebelum waktu nya itu. “Saya baru mengetahui kabar ini dari awak media, kalau di Desa Rawa   ada semacam penggiringan supaya membeli sembako yang sudah dipasok sebelumnya dari agen/suplayer. “jelasnya

            Karena itu, Asep Saepul Anwar,ST menegaskan, pengusaha atau siapapun orangnya yang melanggar aturan yang sudah ditentukan, maka  pemerintah Desa Rawa tidak akan segan segan untuk menindaknya dan bahkan hari ini juga kami dari team desa akan cross check ke lapangan untuk mencari kebenaran tentang informasi ini,  hari Rabu ( 30/11/2022 )

            “Untuk keterangan lebih lanjut, kami  akan mengabarkan kembali ke teman teman media setelah kami mengetahui hasil dari lapangan untuk pemberitaan yang berimbang. Apalagi adanya pemotongan bantuan yang sebesar itu, kami akan turun ke lapangan, dan hasilnya akan dikabarkan kepada rekan rekan media, tuturnya

Kepala Dusun Bojongraas Atang Kurnia menjelaskan, kartu KPM dipingut dan banyak yang tidak menerima bantua, dengan alasan kartunya hilang.”Kami menerima laporan dari warga penerima KPM, ternyata banyak yang tidak kebagian bantuan, karena kartunya hilang.”ujarnya.

. (TEAM)***

Post a Comment

0 Comments