Pemkab OKU Selatan

Pemkab OKU Selatan

Mantan Kapolda Jabar Hadiri Peresmian Tugu Kujang Sepasang, di Markas Brigif 15/Kujang II Cimahi


Cimahi,LHI

Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) Dr.H.Anton Charliyan,MPKN menghadiri  peresmian Tugu Kujang Sepasang, di kantor Brigif 15 Cimahi Bandung ,pada hari kemarin.Tampak hadir Dan Brigif 15/Kujang II, Kasi Bintal Kodam, Abah Alam , Bunda Ully Sigar, Kang Ocha , Bu Eni DPD Jabar , DR Siti, DR Darwis, Ki Pamanah Rasa dan para Kasepuhan Kasundaan se Jawa Barat

            Pada kesempatan itu, Abah Anton panggilan Anton Charliyan mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada Pemkot Cimahi, Paguyuban Lingkar Alam serta Brigif-15/Kujang II, yang telah memprakarsai serta mewujudkan berdirinya Monumen Kujang Sepasang yang berada di kawasan markas Brigif 15  Cimahi.


“Senjata Kujang merupakan salah satu senjata tradisional khas Jawa Barat mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, berasal dari bahasa sunda kuno KUDI yang berarti senjata atau jimat dengan kekuatan gaib, dan HYANG yang berarti Dewa, sehingga secara harfiah, Kujang dapat diartikan sebagai suatu jimat atau senjata yang memiliki kekuatan magis dewa di dalamnya.Kujang menjadi pegangan para Raja Pasundan kala itu, diantaranya Prabu Siliwangi, karena kujang merupakan perlambang kekuatan, kebesaran serta keberanian untuk melindungi diri dan membela hal-hal kebenaran,” jelas

Dengan adanya monumen ini, lanjut mantan Kadiv Humas Polri ini, selain melestarikan filosofi dan sejarah Kujang, juga mempercantik keindahan areal markas Brigif 15/Cimahi sekaligus memberikan nilai edukasi kepada masyarakat serta generasi muda terhadap peninggalan sejarah masa kejayaan Kerajaan Pajajaran.

“Senjata Kujang juga, sebagai senjata khas kebanggaan masyarakat Jawa Barat, dan saat ini melekat dalam nama satuan Brigif-15/Kujang II. Semoga hal ini dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi Prajurit Brigif 15/Kujang II dalam membela kebenaran.Mari kita bersama-sama merawat dan memanfaatkan semaksimal mungkin Monumen Kujang Papasangan ini, agar kelestariannya tetap terjaga,” pungkasnya.(REDI MULYADI)***

Post a Comment

0 Comments