Pemkab OKU Selatan

Pemkab OKU Selatan

Terkait Kerusakan Jembatan Yang Seumur Jagung, PPWI Minta APH Turun Tangan


Lampung Tengah – LHI.

Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Lampung Tengah meminta Aparat Penegak Hukum turun tangan.

Hal tersebut diutarakan, Husin Muchtar, setelah sebelumnya mendapat informasi tentang adanya kerusakan jembatan di Kampung Buyut Ilir, yang menghubungkan Kecamatan Kota Gajah dan beberapa Kecamatan lain, dengan anggaran sebesar Rp. 5 Milyar, kata sumber Ersah mengutip keterangan akun Facebook di media sosialnya, Selasa 25 Oktober 2022.

Dalam postingan sumber, Ersah menuliskan, lagi-lagi kejadian di Lampung Tengah, proyek pembangunan jembatan yang terputus di Kampung Buyut Ilir baru seumur jagung sudah ambrol.

Kemudian Ersah juga menerangkan nominal anggaran, padahal anggaran tidaklah sedikit perkiraan sekitar 5 milyar, anggaran yang dikucurkan dari Provinsi Lampung ini sangatlah besar namun, pekerjaannya kok seperti ini hancur.

"Mohon agar pihak terkait meninjau ulang pekerjaan ini, supaya jangan sampai terulang kembali," tulis diakhir kalimatnya.

Turut menanggapi apa yang terjadi di tempat tinggalnya, Husin Muchtar Ketua PPWI Lampung Tengah, mengatakan bahwa dalam hal ini Kita minta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan, memeriksa dan menginvestigasi dari pengerjaan jembatan tersebut, apakah sudah benar sesuai Standar Operasional Presedur (SOP) ataukah sebaliknya.  Jika sesuai, tentu Kita berharap agar kerusakan tersebut dapat diperbaiki sehingga aktifitas masyarakat bisa berjalan dengan lancar, dan aman.

Seandainya, ditemukan ketidaksesuai dan menyalahi SOP maka dalam hal ini, Kita serahkan ke penegak hukum agar dapat menindak tegas oknum-oknum pelaku yang diduga telah merugikan keuangan negara itu dengan melakukan korupsi dengan pengurangan dari bahan bangunan tersebut sehingga berdampak pada kerusakan, pungkasnya. (Tim PPWI)

Post a Comment

0 Comments