Pelepasan Tenaga Medik Melakukan Pemeriksaan Hewan Qurban.


Pangandaran, LHI.

Pelaksanaan idul adha tahun ini diikuti dengan munculnya wabah PMK yang juga menular secara cepat seperti covid 19, sehingga diperlukan langkah langkah dan tindakan untuk proses pengamanan.

Para petugas pemeriksa hewan qurban yang terjangkit PMK skala parah untuk tidak didistribusikan.

Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Ghaniyy Fahmi Basyah, S Hut.,M.M, menyampaikan pihak petugas akan selalu mengkomunikasikan ciri ciri PMK tersebut untuk bisa tersampaikan kepada masyarakat.

Saya berharap kepada seluruh jajaran petugas medik dan paramedik terus memantau perkembangan pendistribusian hewan qurban. Rabu (6/7/2022).

"Selain itu petugas pemeriksa hewan terus melakukan pemeriksaan dengan post mortem dan antemortem dengan  Komunikasi, Informasi dan edukasi kepada masyarakat, jelas Ganiyy.

Pemerintah sudah melakukan pembentukan tim petugas pengawas dan pengendalian hewan kurban 2022 sebanyak 28 orang yang di sebar di 10 kecamatan

Ia pun menyatakan, pihaknya masih memperketat pengawasan serta melalukan pemeriksaan infeksi bakteri terhadap hewan qurban.

"Kami berharap jangan ada kejadian PMK di Kabupaten Pangandaran dan kebutuhan hewan kurban diharapkan berasal dari daerah setempat.

Dia menambahkan pihak tetap mengimbau kepada masyarakat yang akan membeli hewan berkurban melakukan pemeriksaan secara keseluruhan serta tetap berhati-hati, Pungkasnya. (AS)

Post a Comment

0 Comments