Kondisi Bangunan Kelas di SMP Asysyaakiriin Kab. Tasikmalaya Tidak Layak Untuk KBM


Kab.Tasikmalaya ,LHI

Nasib malang dialami sejumlah pelajar Kelas 8-b SMP Asysyaakiriin Kab. Tasikmalaya,Jln. Tambangdora No. 02 Desa Rajadatu, Kec. Cineam. Karena satu kelas di SMP Asysyaakiriin sudah tidak layak pakai lagi dan kondisi bangunannya sudah lapuk. Dinding, atap sudah rusak dan jebol disebabkan sudah lama dibangun belum juga ada bantuan ruang kelas baru. Setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras dan selalu banyir dikarenakan irigasinya kecil dan tidak lancar  untuk menampung air hujan. Tak mengherankan, jika para  pelajar tersebut tak lagi dapat melakukan kegiatan belajar mengajarnya usai atap ruang kelasnya rusak parah dan dinding cebol.

Kepala SMP Asysyaakiriin   Yadin Nuryadin,SPd.I mengaku pihaknya terpaksa memindahkan ruang belajar para pelajarnya tersebut ke ruang sementara.Bahkan   sejumlah pelajar terpaksa menggunakan ruang kelas yang lain sementara agar tidak terhentinya kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah kondisi gedung yang mengkhawatirkan.”Kondisi bangunan milik sekolah kami sudah lapuk dan banyak yang rusak. Kami sudah mengajukan permohonan bantuan, tetapi sejauh ini tidak mendapat respond,”ujarnya

Hal senada diungkapkan Komite Sekolah Ojon kepada LINTAS PENA “Nah itu membahayakan sekali buat siswa-siswa kita. Bahkan sudah sering sekali  orang tua datang ke sini khawatir anaknya,” katanya, Selasa (26/07/2022).

“Karena kami tidak punya ruangan lain tetap masih kita paksakan awal-awalnya. Tetapi karena kondisinya lebih parah, akhirnya ya kami tutup untuk tidak digunakan,” sambung Ojon

            Sebagaimana diketahui,bahwa jebolnya dinding bangunan dikarenakan sudah lapuknya kayu penyangga. Kondisi bangunan sudah lama atau tua sehingga akibat hujan deras tidak kuat menahan beban  

Kondisi fisik bangunan SMP Asysyaakiriin memang sudah memprihatinkan. Selain atap banyak yang keropos dan lapuk, dinding bangunan sekolah jebol dan banyak yang retak-retak. “Retak akibat beberapa kali diguncang gempa bumi dan mengakibatkan pergeseran tanah yang sangatlah labil,” kata guru-guru pengajar.

Yadin Nuryadin SPd.I   menuturkan kerusakan yang terjadi pada satu atap ruang Kelas 8b itu bukan tanpa sebab ,melainkan sudah di makan usia, sehingga kini tidak layak dipakai untuk KBM dan khawatir ambruk saat melaksanakan KBM

            Dia mengakui, tak ada renovasi yang dilakukan pemetrintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tasikmalaya terkait kondisi  bangunan yang rusak parah tersebut. ” Ruang kelas ini     dibangun tahun 2010 dan  belum ada perbaikan .terutama di bagian atap dan dinding atap genteng yang sudah tidak layak.Kami selalu berharap adanya kucuran bantuan renovasi atau RKB,” pungkasnya.(SAKIMAN)***

 

 

Post a Comment

0 Comments