Bengkalis Kampung Buah Durian, Masyarakat Nya Mengeluh Ketika Ingin Membeli Nya


Bengkalis, LHI.

Pada prinsip nya, masyarakat sangat bangga kerena pulau Bengkalis ini kampung durian, karena setiap pelosok desa yang ada di pulau Bengkalis rata rata nya mempunyai kebun durian

Tapi sayang nya,kebun durian yang banyak di setiap pelosok desa yang ada di pulau Bengkalis,tidak membuat masyarakat sejahtera untuk merasa kan nya,karena harga sebijik buah durian kampung, harga cukup mahal, apa lagi buah nya agak besar,sehingga masyarakat mengeluh untuk membeli nya,apa lg masyarakat yang kurang mampu

Ketika salah seorang warga Bengkalis yang tidak mau di sebut jati diri nya,ketika di komfirmasi oleh media ini,di salah satu tempat penjualan buah durian di jalan Gatot subroto,warga yang tidak mau menyembut nama nya,mengata kan dengan mahal nya,harga sebijik buah durian,saya mersa tidak mampu untuk membeli nya,apa lg dengan ekonomi sekarang,ungkap nya dengan kesal

Ia pun menjelas kan,apa lah harti nya Bengkalis ini kampung durian,kalau masyarakat nya tidak merasa mudah untuk membeli nya dengan harga yang lebih agak murah,jelas warga tersebut.

Dari pantauan media ini,memang di mana mana banyak kelihatan buah durian yang di jual,namun sampai saat ini,harga nya masih mahal,satu buah durian berukuran kecil aja,harga nya mencapai rp 20 ribu rupiah,apa lagi ukuran yang besar,mencapai harga rp60 ribu rupiah

Masyarakat mengharap kan kepada dinas atau instansi terkait.seperti dinas perdagangan dan perindustrian,untuk memantau harga buah durian,demi untuk masyarakat Bengkalis.yang ingin merasa kan agak murah nya,harga sebuah durian kampung Bengkalis.yang selama ini,di sebut sebut orang sampai ke ibu kota bahwa Bengkalis kampung durian

Ini lah harapan masyarakat Bengkalis jangan sampai di musin buah durian ini.ada pihak lain,mencari kesempatan untuk mengambil keuntungan yang berlipat ganda,di musin durian kampung Bengkalis yang penuh dengan kemudahan yang telah di cucur kan nikmat oleh ALLAH swt ini (Aula Achmad)

Post a Comment

0 Comments