Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab. Pangandaran Mengapresiasi Warga Bikin Minyak Kelapa Pengganti Minyak Goreng Kemasan



Pangandaran LHI

Guna memenuhi kebutuhan dapur ditengah mahalnya minyak goreng curah dan kemasan, warga di Pangandaran mengambil solusi dengan membuat sendiri minyak kelapa.

Seperti yang dilakukan, Encih (52), warga Dusun Tanjungsari, RT 02, RW 08, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dirinya membuat minyak kelapa untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Melalui telepon what's up milik furqon yang merupakan  tetangga  Encih menyampaikan, bahwa dirinya membuat minyak kelapa yang jatuh dari pohonnya dan dikumpulkan untuk dijadikan bahan poko minyak.

Ia juga menambahkan cara membuatnya pun terbilang mudah, apalagi pohon kelapa terbilang banyak di wilayah saya.

Saya kumpulkan beberapa butir kelapa yang jatuh dari pohonnya, setelahnya terkumpul lalu di Kupas dan diparut secara tradisional lalu di peras santannya dan panaskan di wajan hingga menjadi minyak, jelas Encih.

Hasil olahan minyak kelapa kita jadikan untuk stok selama bulan Ramadan dan hari raya idul Fitri, pungkasnya. "Pada kesempatan yang berbeda, Tedi Garnida selaku Kepala Dinas Perdagangan, Koprasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran sangat mengapresiasi terhadap kreativitas warga yang sudah melakukan terobosan terobosannya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dalam hal membuat minyak kelapa secara tradisional di tengah mahalnya harga minyak goreng curah dan kemasan.

Menjelang idul Fitri 2022, Tedi pastikan stok minyak goreng dipasaran aman, kalaupun harganya mahal, karena menang subsidinya sudah di cabut, jelasnya.

Maka kami sangat mendukung apabila masyarakat memiliki keinginan untuk mengolah buah kelapa menjadi minyak goreng, di Kabupaten Pangandaran ini kan penghasil kelapa, tandasnya.

Tedi menambahkan, Pemerintah Melalui dinas Perdagangan, Koprasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran sudah melakukan upaya dengan melaksanakan operasi pasar khusus minyak goreng ke pasar pasar tradisional yang ada di Kabupaten Pangandaran, pungkasnya. (AS)**

 


Post a Comment

0 Comments