Jelang Malam 7 Likur, Warga Desa Pangkalan Batang Barat Antusias Gotong Royong Membuat Lampu Jolok


Bengkalis , LH
I

Pada hari Sabtu (09/04/2022).menjelang 7 likur,bertepatan malam 27 ramadhan masyarakat di Pulau Bengkalis biasa nya membuat jolok untuk dipasangkan  di malam 7 likur, karena sudah menjadi tradisi turun temuran dari zaman nenek moyang mereka dulu sampai sekarang khusus di Pulau Bengkalis 

Dari pantauan Awak media ini, salah satu nya di Desa Pangkalan Batang Barat Kecamatan Bengkalis Kabupatn Bengkalis.

Ketika salah seorang warga di Desa Pangkalan Batang Barat sedang membuat lampu jolok, awak media ini menanyakan, terkait pembuatan lampu. Jolok ini, warga yang tidak mau di sebut nama,dengan bahasa melayu dia menjawab.”Kami setiap tahun nya membuat lampu jolok. Karena memang sudah tradisi dari orang tua kami dan dari zaman atok atok kami. Jelas nya"sambil memegang kaleng untuk di buat lampu jolok.”katanya

Warga ini juga menjelaskan,bahwa untuk biaya pembuatan jolok ini, mulai dari pembelian kayu beloti. Kawat. Paku dan kaleng kaleng kosong itu biaya nya kami dapati dari membuat proposal yang kami ajukan kepada donator donatur yang ada di Bengkalis.yang mau memberi sumbangsih nya kepada kami. 

Ketika di tanya oleh awak media, apa tidak ada bantuaan dari desa, beliau menjawab ada, tetapi tidak mencukupi biaya pembuatan lampu jolok ini. Maka kami harus membuat proposal untuk menambah biaya,jelasnya lagi. 

Berdasarkan pantauan media ini,ada beberapa menara yang dibuat untuk lampu jolok yang akan dinyalakan pada malam 7 likur bertepatan malam 27 Ramadhan 1443 H.tutup* (AULA ACHMAD)

 

Post a Comment

0 Comments