Guna Meningkatkan Hasil Panen Kapolaga, Dinas Pertanian Kabupaten Adakan Sosialisasi


Pangandaran, LHI.

Dimas Pertanian Kabupaten Pangandaran adakan sosialisasi percepatan pelaksanaan kegiatan pengembangan kawasan tanaman obat, komoditasnya kapolaga, kegiatan dilaksanakan di Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani PT Kapolaga Berkah Pangandaran, pada Rabu (30 Maret 2022).

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Kadis Pertanian Sutriaman, Sekdis, Kabid, Ketua BUMP Pangandaran Kunkun dan 6 Kelompok Tani Kapulaga Kabupaten Pangandaran.

Disampaikan Kepala Dinas Pertanian, kegiatan ini merupakan salah satu program yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah petani di bidang pertanian, tertama petani kapolaga, jelasnya.

"Melalui sosialisasi ini kami berharap petani kapulaga dapat meningkatkan hasil panennya sehingga meningkat pula perekonomian keluarganya.” ungkap Sutriaman.

Pada kesempatan yang sama, Restu Gumilang selaku Tim Teknis mengatakan, ini adalah sosialisasi percepatan pelaksanaan dan pengembangan kawasan tanaman pangan dan obat, komoditasnya Kapulaga juga sekaligus memberikan bantuan pupuk dan obat kepada 6 Kelompok seluas 30 ha.

Lanjut Restu, untuk pasilitasi yang di berikan oleh Kementerian melalui Direktorat jenderal Holtikultura berupa ; Pupuk NPK sebanyak 300 kg/ ha, Pupuk Organik cair 15 lt/ha, Pupuk Hayati cair 9 lt/ha, pembenah tanah organik cair 10 lt/ha.

Menurut Restu, sosialisasi ini tujuannya untuk meningkatkan percepatan produksi dan agar kegiatan ini secepatnya dilaksanakan, karena bantuan sudah diturunkan, jangan sampai di biarkan.

Di kesempatan itu Kunkun selaku Ketua BUMP mengatakan, bantuan ini sumbernya dari APBN untuk 6 Kelompok tani Kapulaga, ini programnya intensifikasi arahnya lebih kepeningkatan produksifitas.

Lanjut Kunkun, Alhamdulillah dari 164 kelompok, ada 6 kelompok yang di tahun 2022 ini bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah. Saya berharap di musim panen (Panen Raya) tahun 2022, dengan adanya pasilitasi dari Pemerintah dalam panen raya kapulaga di Kabupaten Pangandaran lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

Dengan meningkatnya produksifitas panen raya kapulaga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pangandaran khususnya petani kapulaga yang terhimpun di Asosiasi Petani Kapulaga Kabupaten Pangandaran.

Kunkun menjelaskan, untuk petani kapulaga dalam satu tahun ada 3 masa panen. Permasa panen itu ada 4 bulan, pada dasarnya untuk kapulaga bisa tiap bulan panen, hanya tingkat produksinya tidak stabil.

“Misalkan panen raya pada bulan Desember 2022 produksinya menghasilkan 60%, dan ketemu di bulan April 2023 namanya panen sela dapat menghasilkan 30%, dan di bulan Agustus namanya panen kecil dapat menghasilkan 10% jadi totalnya dari panen raya hingga panen kecil dalam satu tahun 100%,” jelasnya.

Menurut Kunkun tanaman kapulaga ini merupakan tanaman Obat dan Rempah. Di satu sisi dia berfungsi sebagai bahan baku obat herbal dan bahan rempah sebagai bahan bumbu masak, baik ke Perusahaan, Industri maupun ke home Industri. (AS)

Post a Comment

0 Comments