Babinsa Repaking Siaga Banjir

 



Boyolali. LHI

Luapan air sungai Repaking yang terjadi akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir ini  mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan rumah warga serta ponpes Al Idrus di Dusun Kalikijang Rt 01 Rw 05 Desa Repaking Kecamatan Wonosamudro dan Dusun Tegal Rejo RT 01 Rw 03 Desa Repaking Kecamatan Wonosamudro Kabupaten Boyolali  pada Selasa Sore terendam banjir. Rabu ( 16/03/2022).

Babinsa Repaking Koramil 17/ Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali Pelda Mustakim yang sedang melaksanakan siaga di tempat kejadian banjir mengatakan, bahwa curah hujan yang tinggi terjadi dari hari Selasa siang sampai sore dan pihaknya sedang melakukan siaga dengan pemantaun perkembangan di dua Dusun yang sedang mengalami banjir.

“Sejak mulai turun hujan, kita terus siaga dan melakukan pemantaun karena intensitas curah hujan pun cukup tinggi meskipun durasinya tidak lama, namun mengakibatkan meluapnya air Sungai Repaking” ucap Pelda Mustakim

Babinsa juga mengungkapkan, bahwa luapan air Sungai Repaking sempat menggenangi Ponpes Al Idrus di Dusun Kalikijang dengan ketinggian air diperkirakan kurang lebih 30 cm dari permukaan tanah.  sedangkan samping rumah Bapak Tumeri Dusun Tegalrejo  longsor terkikis banjir. Atas kejadian tersebut, Pelda telah mengambil langkah dengan tetap siaga dilokasi dan menghimbau kepada warga agar selalu waspada, hingga air surut. Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Danramil 17/Wonosegoro Kapten Inf Kamami.

 “Sampai saat ini anggota saya tetap berada dilokasi untuk membantu warga yang rumahnya terkena luapan air dan airpun saat ini juga sudah mulai surut,” demikian pungkas Danramil.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Arm Ronald F Siwabessy beberapa waktu lalu mengingatkan kepada para Danramil jajarannya untuk terus siap siaga terhadap potensi bencana yang ada di wilayah Kabupaten Boyolali, terutama saat ini tingginya curah hujan di beberapa wilayah Boyolali.

“ Saya perintahkan jajaran Danramil supaya menyiagakan anggota di tiap Koramil dalam mengantisipasi adanya bencana di wilayahnya akibat perubahan cuaca maupun curah hujan yang tinggi. Antisipasi bencana harus bergerak cepat dan sigap. “ Kata Dandim  saat jam Komandan melalui Zoomeeting beberapa waktu lalu.(AGUS KEMPLU)

Post a Comment

0 Comments