Penangkapan 3 “Jenderal” NII, Anton Charliyan dan KH Abdul Mujib Apresiasi Kinerja Polres Garut


Kota Tasikmalaya,LHI

Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol (Purn) Dr.H.Anton Charliyan,MPKN yang juga tokoh Solidaritas Aksi Masyarakat Militan Anti Radikalisme dan Intoleran (SAMMARI) ini mengapresiasi kinerja jajaran Polres Garut yang bergerak cepat dan berhasil menangkap 3 orang “Jenderal” NII (Negara Islam Indonesia) atau NII Baiat.

            “Saya mengapresiasi kinerja jajaran Polres Garut yang telah menangkap 3 orang ‘jenderal’ NII, belum lama ini. Artinya, pemerintah melalui Polres Garut serius dalam mendukung langkah ALMAGARI (Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme dan Intoleransi) dan SAMMARI maupun langkah-langkah para pihak yang berkeinginan menumpas faham yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 45 serta memusuhi NKRI. Sebab, selama ini keberadaan NII telah menimbulkan keresahan warga masyarakat khususnya di Kabupaten Garut ”jelasnya.

            Dengan adanya penangkapan 3 orang berpangkat jenderal versi  NII oleh Polres Garut, lanjut Abah Anton panggilan akrab Anton Charliyan,  semakin membuktikan bahwa eksistensi dan keberadaan kelompok anti NKRI ini di Kabupaten Garut. “Kami dari SAMMARI dan ALMAGARI   yang menjunjung tinggi azas kebhinekaan dalam bingkai NKRI, tentu saja akan terus berjuang demi terciptanya masyarakat yang saling menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “katanya

            Mantan Kadiv Humas Polri ini mengakui, dengan adanya pergerakan faham radikalisme dan intoleransi yang teraplikasikan pada Islam Baiat atau gerakan  NII yang semakin kuat, khususnya di wilayah Kabupaten Garut. “Persoalan NII di Garut  ini memang sudah ditindaklanjuti oleh apparat terutama jajaran Polres Garut, dan kami mendorong untuk segera diselesaikan. Karena yang namanya kelompok yang mengganggu NKRI, bukan hanya musuh pemerintah, melainkan musuh bersama., menjadi tanggung jawab semua pihak. Tetap harus ada kebersaman dengan seluruh masyarakat,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum ALMAGARI  KH Abdul Mujib yang menyambut   gembira dengan adanya penangkapan ke tiga Jenderal versi NII ini, pihaknya menyebutkan, langkah-langkah tepat dilakukan Polres Garut untuk menumpas para perongrong kesatuan bangsa ini. “Kita sebagai anak bangsa kita harus terus mendukung Polres Garut, ALMAGARI yang selama ini menyuarakan kebersamaan, persatuan dan kerukunan ummat senantiasa berada di garis terdepan memperjuangkan itu semua,” jelas Ceng Mujib, panggilan akrab KH Abdul Mujib ini.

Selain itu, lanjut Ceng Mujib, berharap “Dengan ditangkapnya 3 orang ‘jendera” NII tersebut, kami berharap pula kepada para pengikut aliran NII yang terafiliasi dalam Islam Baiat untuk segera kembali berikrar setia pada Pancasila dan UUD 45, hidup berdampingan dengan damai bersama rakyat yang lainnya yang cinta NKRI.  Karena bagaimana pun, faham radikalisme dan intoleransi deperti gerakan Neo NII yang berkembang di Kabupaten Garut, serta bahaya akan faham tersebut bagi keutuhan kebangsaan.Dapat kita bayangkan jika kekuatan mereka dibiarkan tumbuh menjadi besar, maka dipastikan NKRI terancam, Pancasila juga demikian. Hal ini seharusnya menjadi perhatian serius dari kita semua sebagai anak bangsa yang mencintai keutuhan bangsa,”pungkasnya.(REDI MULYADI)***

 

Post a Comment

0 Comments