Ratusan Warga Masyarakat Labusel Adakan aksi damai di depan kantor Kajari Dan DPRD Labusel

LABUSEL, LHI

Ratusan Warga Masyarakat Labusel Adakan aksi damai di depan kantor Kajari Dan DPRD Labusel desa sosopan kecamatan kotapinang kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kamis 2- Desember -2021.

Para pendemo membawa spanduk bertuliskan mengecam tindakan arogansi oknum DPRD Labusel yang berinisial ZH, Aksi dalam menyampaikan tuntutannya, memintak agar pemerintah kabupaten labuhanbatu selatan untuk membuka kepada publik terkait keberdaan kolam renang simatahari

Dan memintak DPRD Labusel secara transparan di mana uang rakyat yang sudah di kucurkan untuk angggaran kolam renang beserta pasilitas simatahari yang impormasi nya Sudah di Hibahkan termasuk jalan menuju kolam renang kepada pemkab Labusel, sesuai dengan keterangan Kadis Pariwisata, melalui Kabid perencanaan pariwisata AMIRUDDIN Daulay di rungan kerjanya, rabu 01/12/2021 jam, 12 09 tuturnya

pada hal sudah beberapa Kali mendapatkan bantuan proyek dengan total Jumlah anggaran kurang lebih satu koma dua milliar (1.2 M) yang sedang berjalan serta meminta kepada DPRD Labusel untuk tidak menyalah gunakan wewenang dengan cara menekan para OPD, baik kepala desa maupun pimpinan perusahaan yang ada di Labusel demi kepentingan pribadi.

Sekaligus meminta kepada sekretaris dewan agar tranparan dalam pengadaan konsumsi,minum dan lain lain di sekretariat dewan yang diduga menjadi lahan bisnis salah seorang oknum DPRD Labusel.

Aksi meminta kepada majelis kehormatan dewan (MKD) DPRD Labuhanbatu selatan  agar memanggil dan memeriksa anggota DPRD Labusel dari fraksi PDIP ( red ZH )terkait adanya dugaan melanggar kode etik di mana sudah viral di media Sosial  dan sejumlah media, Di mana ancaman,provokasi, perkataan kasar serta arogansi,hal tersebut disampaikan Rasid hilmi tanjung S.Sos dalam orasinya.

Dalam Aksi kurang lebih seratus orang pendemo mendatangi kantor DPRD Labusel pengunjuk rasa satu pun tidak ada seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Labusel yang menanggapi aspirasi para pengunjuk rasa.

Sempat terjadi saling dorong antar pengunjuk rasa dengan pihak keamanan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP), jelas terpantau LHI paraJajaran Polsekta kotapinang yang dipimpin langsung AKP Bambang Gumanti Hutabarat SH MH dapat menenangkan para Pengunjuk rasa situasi sehingga Aman Dan terkendali. 

Akhirnya, sekretaris dewan, Ismail Suwito, menanggapi massa pengunjuk rasa dan melakukan kesepakatan bersama Untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dan menjelaskan bahwa anggota DPRD pada Saat ini Ada yang tugas luar.

Ketika lintas hukum indonesia,konfirmasi kordinator aksi, Andre Hasibuan,menjelaskan kami melaksanakan aksi damai dalam bentuk protes agar pembangunan kedepan tidak mementingkan kepentingan pribadi,dan kita meminta kepada DPRD agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat,dan bukan kepentingan oknum atau orang atau kelompok,dan kami Mohon kepada penegak hukum mengusut sampai tuntas yang kami duga Ada oknum yang berkepentingan Dalam pembangunan proyek di kolam simata Hari yang jumlah Anggaran yang sangat pantastis.  terang Andre. (IRVAN PULUNGAN

Post a Comment

0 Comments