Salah Paham Karena Tojok Hilang akhirnya kedua Belah Pihak Berdamai


Rokan Hilir--LHI

Kapolsek tanah putih polres Rokan hilir melaksanakan kegiatan  Program Prioritas Kapolri Program No XII Terapkan Restoratif Justice Sebagai Bentuk Penyelesaian Perkara Untuk Menciptakan Penegakan Hukum yang Berkeadilan yaitu Kegiatan Problem solving, tipiring, (tindak pidana ringan) di masyarakat, mediasi sebagai basis resolusi.

Kegiatan problem solving antara jhosua Rotua purba dan Muhammad Rusdi hottop rambe keduanya warga jalan Putri hijau dusun pematang kapur kepenghuluan Sintong kecamatan Sintong kecamatan tanah putih kegiatan tersebut Senin (19/7) sekira 16.00 wib dipimpin  oleh bhabinkamtibmas kepenghuluan Sintong brigadir vernando simbolon.

Kapolres Rokan hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIk. yang di konfirmasi Selasa malam (20/7) melalui kasubbag Humas polres Rokan hilir AKP Juliandi SH membenarkan kegiatan tersebut.

Juliandi memaparkarkan pada Minggu (18/7) sekira Jam 18.00 Wib Yang mana Pada saat Pihak Kedua Bekerja di Kebun Sawit Milik Sdr.Turnip yang terletak di Km.11 Rt.21 Rw.10 Dsn.Pematang Kapur Kep.Sintong Kec.Tanah Putih yang mana Pihak Pertama Menghampiri Pihak Kedua dengan Mengatakan "Kau Curi Ya Tojok ku", Lalu Pihak Kedua Mengatakan Maksud Abg Tojok Yang Mana Aku Gak Tahu,Tojok Abg.

 Lalu Terjadi lah Pemukulan yang dilakukan Pihak Pertama dengan menggunakan Gancu Sehingga Pihak Kedua Menggalami Luka Robek di Pelipis Sebelah Kirinya.

Lanjut AKP Juliandi  dari hasil kegiatan tersebut Pihak Pertama Meminta Maaf Kepada Pihak Kedua dan Berjanji Tidak akan Menggulangi Perbuatan nya.,Pihak Kedua Memaafkan Pihak Pertama.

Pihak Pertama Memberikan Biaya Perobatan kepada Pihak Kedua Sebesar Rp.3.000.000 (Tiga Juta Rupiah),Apabila dikemudian Hari Kedua Belah Pihak ingkar dari Kesepakatan Perdamaian ini Maka Kedua belah Pihak bersedia di Tuntut Secara Hukum Yang Berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tutup AKP Juliandi SH."(SB)*

 

 

Post a Comment

0 Comments