Maraknya Kejahatan di Pangandaran, PMII Desak Kepolisian Untuk Lakukan Penyelidikan dan Menangkap Pelakunya

Pangandaran, LHI.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pangandaran Desak Polisi turun melakukan penyelidikan dan menangkap Pelaku Kejahatan yang akhir akhir ini sangat meresahkan masyarakat. PMII Pangandaran mengecam keras aksi tindakan kejahatan itu dan mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelakunya.

Atas kasus kejahatan penjambretan yang menggegerkan masyarakat dalam kurun waktu satu pekan saja sudah dua kali kejadian dengan lokasi yang tak terlalu jauh, "ujar Yusup Sidik Sebagai Ketua PMII Pangandaran. Lanjut Yusup, salah satu contohnya yang paling terbaru Kali ini peristiwa penjambretan terjadi di Jalan Raya Nasional Parigi-Cijulang, tepatnya di Dusun Baleungbeung Rt 02/01 Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (14/07/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Kejadian ini menandakan lemahnya keamanan di Kabupaten Pangandaran dan hal ini harus menjadi perhatian dari seluruh elemen terkait termasuk pihak kepolisian. Apalagi Kabupaten Pangandaran mempunyai visi "Pangandaran Juara menuju wisata berkelas dunia yang berpijak pada nilai nilai karakter bangsa".

Maka jika berbicara wisata salah satu faktor yang paling penting adalah selain memberikan rasa nyaman baik kepada warga setempat juga harus memberikan rasa aman kepada orang yang datang ke pangandaran. Kemudian, jika melihat tempat tempat kejadian perkara (TKP) kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) mungkin hal ini yang menjadi salah satu faktor pelaku berani melakukan aksinya. Dan sampai sekarang masih banyaknya tempat tempat yang gelap kurangnya PJU di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Dan jika dilihat dari sisi kondisi masyarakat hari ini dengan sulitnya ekonomi dimasa pandemi Covid 19 sehingga bisa saja menjadi pemicu pelaku untuk melakukan aksinya guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Ditambah dengan keluarnya kebijakan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga menimbulkan jalanan sepi walaupun waktu belum begitu malam.

Sehingga dengan kondisi seperti itu membuka kesempatan besar bagi pelaku untuk berbuat kejahatan semakin terbuka lebar. Maka pihak kepolisian harus mengusut tuntas sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Pangandaran.

Saya kira akhir akhir ini kabupaten pangandaran sudah krisis keamanan dan membuat masyarakat merasa takut untuk beraktivitas menjelang malam hari. Terakhir, jika melihat dari sisi waktu kejadian sangat pelaku melakukan aksinya menurut saya tidak begitu terlalu malam. Saya harap, pelaku tindak kejahatan segera ditemukan dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali, pungkasnya. (AS)

Post a Comment

0 Comments