Pertemuan Fasilitasi Akses Pembiayaan Usaha Sektor Kelautan dan Perikanan di Bandung.

     Bandung,LHI,- Dalam rangka pengembangan usaha pembudidayaan ikan, penangkapan ikan, usaha tambak garam rakyat,maupun pengolahan dan pemasaran hasil perikanan,Dinas Kelautandan Perikanan Provinsi Jawa Barat mengadakan Pertemuan Fasilitasi Akses Pembiayaan Usaha Sektor Kelautan dan Perikanan.Rabu 16/6/2021).  


    Pertemuan ini bertujuan untuk mensosialisasikan manajemen keuangan usaha,sosialisasi business matching akses kredit program, serta penetapan target pemetaan, pembinaan, dan debitur (pelaku usaha kelautan dan perikanan) yang dapat mengakses pembiayaan usaha melalui kredit program.

     Dengan adanya kendala penyaluran pembiayaan usaha untuk sector kelautan dan perikanan secara umum seperti :

      1.     Adanya GAP Informasi,yaitu kurangnya informasi akses pembiayaan di sisi pelaku usaha, serta minimnya informasi calon debitur potensial di sisi lembaga pembiayaan baik perbankan maupun nonperbankan. 

      2.     Rendahnya Literasi Keuangan: Sebagian besar pelaku usaha kelautan dan perikanan memiliki literasi keuangan yang rendah.

           Diperlukan kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasidan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, serta perwakilan dari Perbankan Penyalur KUR,khususnya Bank BJB,Bank BRI,dan Bank Mandiri untuk menyampaikan informasi mengenai mekanisme pengajuan dan penyaluran KUR bagi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan serta informasi lain yang di  butuhkan dalam akses pembiayaan usaha Kelautan dan Perikanan.

      Diharapkan Petugas dari Dinas yang membidangi Kelautan dan Perikanan di Kabupaten/Kota, Penyuluh Fungsional Penyuluh Perikanan, Tenaga Pendamping Usaha Kelautan dan Perikanan danTenaga Pendamping LPMUKP dapat terus bersinergi dalam mendampingi, membina dan menjembatani pelakuusaha kelautan dan perikanan dengan Lembaga pembiayaan (perbankan/ non perbankan).Hal ini sangat dibutuhkan agar pelaku usaha Kelautan dan Perikanan dalam pengelolaan usahanya dapat difasilitasi melalui kredit program. Selain itu, dapat menyampaikan informasi akses keuangan untuk perencanaan bisnis dan pengelolaan keuangan.

       Semoga padamasa Pandemi ini, tidak menyurutkan semangat dari pelaku usaha Kelautan dan Perikanan untuk berusaha yang lebih baik lagi dalam meningkatkan usahanya.Segala macam bentuk kerjasama dan kolaborasi dapat dilakukan untuk menciptakan informasi akses yang lebih cepat dan mudah.  **(nur)**

 

 

Post a Comment

0 Comments