Dana 0, Kegigihan DKUKMP Banjar Gelar Pelatihan Usaha Mikro Program Pemprov Jabar.

Banjar, LHI,- Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar di tengah pemulihan ekonomi daerah untuk menopang peningkatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dimana tren pandemi yang sangat dirasakan efeknya oleh semua kalangan bukan hanya di Indonesia melainkan diseluruh belahan Dunia. Lebih mirisnya lagi Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar pada anggaran murni APBD 2021 tidak mendapat dana sepeserpun dari Refocusing yang semestinya perekonomian sektor yang wajib di genjot agar bergeliat kembali. Dinas KUKMP Kota Banjar tidak patah arang untuk berperan dari sisi lain bekerjasama dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat melaksakanan kegiatan peningkatan pemahaman dan pengetahuan usaha mikro serta kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia usaha mikro selama tiga hari bertempat di Aula RM. H. Dian (15-17/6/2021).



Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar H. Edi Herdianto, S.sos, M.Si membuka  kegiatan pelatihan (15/6) didampingi Kabid UKM Tatang Nugraha dan Kasi UKM Hendra. Semangat kegigihan dan oftimisme untuk betul-betul memahami  apa itu usaha mikro di sampaikan Edi ke hadapan 25 peserta pelatihan tersebut. 


"Kegiatan ini untuk peningkatan pemahaman tentang usaha mikro. Kami Dinas KUKMP Banjar melakukan upaya lain dalam mendorong perekonomian di Kota Banjar melalui program Pemrov. Jabar. Pelatihan ini dibatasi hanya 25 peserta ssja mengingat prokes Covid-19." Kata Edi.


Kegiatan pelatihan peningkatan dan pemahaman usaha mikro selama 3 hari dengan menghadirkan berbagai nara sumber berkompeten dibidangnya. Diterangkanya Hendra diantaranya sebagai narsum ada dari Bandung dari sisi pemarsaran onlinenya.


Menginjak hari ketiga penutupan pelatihan usaha mikro (17/6), Kabid UKM Tatang Nugraha, SE, M.Si menerangkan kepada LHI bahwa ke 25 peserta pelatihan diambil dari perwakilan masing-masing Desa guna pemerataan menumbuh kembangkan dan semangat jangan sampai patah arang. 


"Apalagi dimasa pandemi sekarang ini, semua pelaku usaha mikro jangan patah arang. Manpaatkan dan serap bantuan-bantuan Pemerintah seperti BPUM dan JPE. Bidang UKM tetap bekerja keras meskipun dalam anggaran murni kami tidak diberikan anggaran dari hasil recofusing. Kegiatan pelatihan ini juga sebagai wujud upaya kami dalam rangka PEN melalui program pemerintah provinsi Jabar." Tegas Kabid UKM Tatang.


Neneng Widyastuti, S.Sos, M.Si selaku Sekdis KUKMP Kota Banjar menutup kegiatan palatihan usaha mikro. Diharapkanya dari pelatihan tersebut dapat membawa dampak yang positif bagi semua peserta untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha mikro dan kecil khususnya di Kota Banjar. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments