Peringat HUT Ke 1 Objek Wisata SSJ Hills Adakan Penanaman Ratusan Pohon di Bukit SSJ Desa Bojongkondang


Pangandaran LHI

Dalam rangka anniversary ke-1 objek wisata Susukan Jero (SSJ) Hills diadakan penanaman ratusan pohon di sekitar bukit SSJ Minggu (23/05/21). Kegiatan ini dilaksakan di Bukit SSJ Dusun Desa Desa Bojongkondang Kecamatan langkaplancar Kabupaten Pangandaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perhutani KPH Cijulang, anggota BPD Desa Bojongkondang, Ketua Prodi MPI, BEM, Ikatan Alumni STITNU Al Farabi Pangandaran, Tokoh pemuda langkaplancar, mahasiswa dan masyarakat desa Bojongkondang.

Ketua tim Pengelola SSJ Hills, Najmul Umam mengatakan, sangat berterimakasih kepada seluruh elemen yang telah ikut serta dan mensukseskan kegiatan ini baik moril maupun materil.

Dalam Anniversary ini tema yang diangkat yakni "Generasi tangguh berawal dari lingkungan yang utuh".

Kegiatan ini tidak bisa berjalan tanpa ada dorongan dari setiap elemen terkait dengan dilaksanakannya penanaman pohon di lokasi ini adalah bentuk representasi dari kecintaan terhadap lingkungan dan semoga menjadi stimulus kepada masyarakat khususnya yang hadir umumnya seluruh masyarakat.

Mengutip dari pembicaraan Gus Dur bahwa "wisata adalah tempat akulturasi budaya" artinya dengan usia yang ke 1 ini diharapkan mampu membawa budaya lama yang baik dan menerima budaya baru yang baik.

Adapun jenis pohon yang kita tanam ini adalah durian, salam dan jati dan tentunya kegiatan ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

Harapannya kami semoga tim pegiat wisata ini menjadi lebih solid dan mampu berinovasi untuk lebih maju.

Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Yayat Hidayat, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan himpunan mahasiswa (HIMA) MPI yang bisa bekerjasama dengan tim pengelola SSJ, Perhutani dan pemerintahan desa Bojongkondang kecamatan langkaplancar.

Dan dengan penanaman ratusan pohon ini juga bagian dari pengamalan Tri Dharma Perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Harapannya, ini akan lebih berkembang lagi karena ada nilai nilai edukasi dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat langkaplancar khususnya dan menjadikan pelajaran bagi kita khususnya civitas akademik STITNU Al Farabi Pangandaran.

Perhutani KPH Cijulang Dedi menyampaikan, semoga kedepannya objek wisata ini bisa lebih maju dan berkembang dan tidak melupakan kearifan lokal yang sudah ada.

Harapannya mahasiswa dan pengelola SSJ ini kedepannya dapat menggelar sebuah kegiatan dalam rangka edukasi untuk mengembangkan kepariwisataan.(AS)*

 

Post a Comment

0 Comments