Bupati Pangandaran Ikut Peringati Hari Otonomi Daerah Ke 52 Secara Virtual

 


Pangandaran LHI

Dengan tema, "Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19, Pemkab Pangandaran ikut peringati Hari Otonomi Daerah Ke 52 secara visual, bertempat di Aula Setda Kabupaten Pangandaran, Senin (26/4/2021).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati H. Ujang Endin Indrawan, Sekda Kabupaten pangandaran Kusdiana, Dandim 0613/Ciamis di wakili oleh Kapten Chb Sujono (Danramil 1323/Cigugur), Kapolres Ciamis di wakili oleh Kompol Suyadi (Kapolsek Pangandaran) dan Kasubsi sospol Kejaksaan negri Ciamis, Hendar.

Membuka acara Mendagri Tito Karnavian dalam laporannya mengatakan Seyogyanya peringatan hari otonomi daerah dilaksanakan pada 25 april namun dikarenakan tanggal 25 april adalah hari minggu maka peringatan dilakukan pada hari senin 26 apr 2021.

Tito menegaskan kembali arti pentingnya otonomi daerah yang di balut dengan keanekaragaman dalam upaya memajukan ekonomi daerah.

Sementara itu Wakil Presiden RI KH. M a'ruf Amin mengatakan peringatan otonomi daerah merupakan momentum yang tepat dalam menghadapi tantangan kedepan meningkatkan daya saing dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

"Peringatan OTDA dengan mengambil tema Membangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19, Untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit dan Indonesia Maju adalah sangat sesuai dengan kondisi saat ini, "Jelasnya.

Beliau menuturkan pelaksanaan otonomi yang berkualitas butuh kepemimpinan yang adaptif yang selalu menyesuaikan dirinya dengan perubahan dan keadaan.

"Pemimpin harus mampu memutuskan dan memecahkan suatu masalah dengan kebijakannya yang tepat, " tandasnya.

Wapres Ma'ruf Amin menjelaskan Penyelenggaraan urusan pemerintahan yang di bagi dari pusat dan daerah, memegang pemeran kunci penentuan kualitas dan kuantitas pemerintahan.

Pentingnya sinergi pemerintahan yang kolaboratif agar terbentuknya kekuatan bersama antara pemerintahan dan masyarakat.

Kemudian proses digitalisasi harus mampu meningkatkan pelayanan dari pemerintah kepada masyarakat.

"Selain itu Pemda sebagai ujung tombak pemerintahan semoga menjadi contoh dalam upaya Penegakan disiplin Prokes 5M dan ikut mensukseskan akselerasi vaksinasi Covid-19, " Pungkasnya. (AS)*

 

 

Post a Comment

0 Comments