Yunus Warga Parakanmanggu, Dikabarkan Hilang di Leuweung Surupan Yang Terkenal Angker


Pangandaran LHI

Seorang warga Dusun Dukuhsatu RT 02 RW 05 Blok Warung simpang, Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dikabarkan hilang saat mencari pohon cangkoreh untuk obat tetes mata di Leuweung Surupan yang tidak jauh dari rumahnya, korban bernama Yunus (51) dikabarkan hilang sejak pagi tadi, Jum'at (19/3/2021).

"Sampai Jum'at malam , warga sekitar bersama Babinsa, Kepala Desa Parakanmanggu dan salah satu Anggota DPRD Pangandaran Haer S.Pd masih melakukan pencarian.

Informasi yang berhasil di himpun LHI, Yunus sempat pamit tadi pagi sekira pukul 07:30 WIB kepada istrinya untuk mencari pohon cangkoreh untuk tetesmata di Leuweung Surupan yang di kenal angker.

Saat di wawancara Kades Parakanmanggu, Suryo mengatakan, Yunus yang merupakan warga Desa Parakanmanggu dinyatakan belum pulang'kerumahnya sejak tadi pagi.

Menurutnya, hilangnya Yunus di duga  di kuasai oleh mahluk alam goib yang berada di Leuweung Surupan, kami pun bersama warga yang lain berupaya melakukan pencarian sambil di bantu orang pintar, paparnya.


Suryo juga menyebutkan, dari keterangan yang disampaikan keluarga korban, Yunus sebelum pergi sempat pamitan kepada istrinya untuk mencari pohon cangkoreh di Leuweung Surupan yang tempatnya tidak jauh dari rumahnya.

"Leuweung Surupan dikenal cukup angker, selain angker di dalam Leuweung Surupan ini memang banyak lobang cukup dalam yang tertutup tumbuhan dan ranting, sehingga kalau salah menginjakan kaki bisa terperosok, jelasnya.

"Saat pergi, korban mengenakan celana pendek dan kaus sambil bawa golok, pungkasnya.

Sementara menurut istri korban, Nurjanah (43), dirinya merasa kaget saat waktu solat Jum'at suaminya tidak pulang, bahkan dirinya sempat mencari masuk ke Leuweung Surupan sekitar Jam 10:00 WIB.

Upaya pencarian tersebut tidak berhasil sehingga dirinya langsung member tahu para tetangga, dan akhirnya puluhan orang tetangganya ikut mencari, namun hingga pemberitaan ini terbit korban belum ditemukan.

Nurjanah berharap suaminya segera pulang dengan selamat, sambil tersendu sendu Nurjanah memanggil manggil nama suaminya.(AS)

 

 

Post a Comment

0 Comments