Semenjak Diberlakukan KBM Tatap Muka, Siswa di Pangandaran Wajib Menerapkan Prokes Covid-19


Pangandaran LHI

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  Kabupaten Pangandaran menyatakan, pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) sejauh ini masih berjalan lancar.

"Kita juga memantau secara acak pelaksanaannya. Alhamdulillah, kita tidak menemukan kelalaian-kelalaian dari pihak sekolah. Pelaksanaan KBM lancar sesuai yang diharapkan," kata Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran H Agus Nurdin, Rabu (17/3/2021).

Agus menambahkan, dua Minggu sebelumnya, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di awali di kecamatan Langkaplancar dan kecamatan CiJulang, karena Satgas covid-19 setempat sudah memberikan rekomendasi, untuk itu kita izinkan.

Agus juga menjelaskan, di Kabupaten Pangandaran kini sudah ada lima kecamatan yang mendapatkan rekomendasi dari satgas covid-19, yaitu Kecamatan Pangandaran, Parigi, Cigugur, Cijulang dan Langkaplancar, paparnya.

Selain itu Kepala Sekolah SD N 1 Babakan,  Pangandaran, Sumiati mengatakan,sesuai instruksi pihaknya melaksanakan KBM tatap muka yang dimulai hari Senin kemarin (8/3) sampai sekarang. Memang di Kabupaten Pangandaran sendiri tidak semuanya melakukan KBM tatap muka, namun di kecamatan pangandaran sudah zona hijau dan bisa KBM tatap muka khususnya di sekolah SD Negeri 1 Babakan.

"Ini juga hasil dari musyawarah dengan komite dan juga satgas covid-19 dari kecamatan, kami bisa melaksanakan KBM tatap muka di sekolah, ujar Sumiati kepada awak media.

Namun dalam kegiatan tatap muka tersebut, tidak semua anak sekolah masuk kelas, namun diatur menjadi dua kelompok, misalnya kelas 3 ada 30 orang, kelompok A 30 orang masuk hari Senin dan sisanya kelompokB masuk hari Selasa. "Alhamdulillah melihat keadaan anak, dari mulai masuk hingga sekarang, mereka tampak semangat dan gembira dengan adanya KBM tatap muka di sekolah.

Masih kata Sumiati, prosedurnya tentu anak anak dihantarkan oleh orangtuanya sampai pintu gerbang sekolah, semua siswa wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, seperti mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan tidak berkerumun. Semua siswa wajib bawa bekal dari rumah, karena selama di sekolah siswa akan dipandu oleh guru kelas. (AS)*

 

 

 

Post a Comment

0 Comments