Proyek Jembatan Cikidang Dikhawatirkan Warga, Ini Alasannya

 


Pangandaran LHI

Proyek jembatan Cikidang yang menghubungkan Desa Babakan dengan Desa Pangandaran, Kabupaten Pangandaran yang pengerjaannya tersendat atau mangrak menuai kekhawatiran warga sekitar dari sisi kontruksi tembok penahan tanahnya (TPT)

Seperti di sampaikan warga sekitar proyek pengerjaan jembatan melalui Ketua RW 06, Dusun Cikidang, Ade Suryana menyatakan, mengenai proyek bangunan jembatan Cikidang ini, saya mewakili warga masyarakat sini memohon kepada pihak Dinas PUPR dan para Anggota DPRD Pangandaran komisi III yang kali ini lagi melakukan monitoring di jembatan Cikidang ini agar dapat mempasilitasi kami selaku warga masyarakat yang terkena dampak dan rasa kekhawatiran tentang kontruksi dan juga kerugian warga dampak dari pengerjaan ini.

Ade juga menambahkan, ada beberapa kerugian dari dampak pengerjaan proyek jembatan ini di antaranya, seperti saya pribadi memiliki kolam, kolam tersebut awalnya sangat produktif untuk menyambung hidup keluarga sehari hari, setelahnya ada proyek ini justru tidak produktif lagi karena terganggu oleh aktivitas proyek, jelasnya.

"Selain itu bisa di cek sendiri, perumahan milik warga banyak yang retak akibat dari getaran saat proyek beraktifitas, untuk itu saya berharap ada solusi untuk kami tegasnya.

Masih kata Ade, bentuk kekhawatiran warga sekitar karena dilandasi pengalaman kemarin sewaktu tembok penahan tanah (TPT) ambruk, kami tidak mau kejadian serupa terulang kembali, dan kami selaku warga sini tahu persis kwalitas temboknya.

"Jujur saja, saya kurang puas dengan kwalitas TPT nya, sehingga timbul rasa khawatir pada kami, terutama yang memiliki rumah dekat tembok ini, saya melihat pasangan adukannya tidak sesuai dengan adukan resmi, juga kontruksi tembok penahannya tegak lurus sehingga khawatir tidak memiliki kekuatan untuk menahan beban.

“Untuk itu kami bersama warga berharap ada semacam penyangga TPT tersebut agar lebih kuat dan kokoh, sehingga kami warga disini merasa aman dan nyaman, pungkasnya.

Dan di tempat yang sama Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Pangandara ,Nanang Heryanto mengatakan, pihaknya menanggapi semua yang di sampaikan warga, kita nanti sampaikan terutama soal penahan tembok yang di khawatirkan warga, karena ini proyek harus lelang ulang anggarannya pun harus di anggarkan kembali, semoga apa yang di sampaikan warga dapat teranggarkan, pungkasnya. (AS)*

Post a Comment

0 Comments